0271-626499 redaksi.timlo@gmail.com
Timlo.net

Walikota Minta SICF Fokus pada Penjualan Paket Wisata

Walikota FX Hadi Rudyatmo saat pembukaan Solo Indonesia Culinary Festival (SICF) di Manahan. Kamis (12/4) malam (dok.timlo.net/heru murdhani)

Solo — Kedatangan wisatawan dan kenaikan pendapatan bagi pengusaha kuliner menjadi fokus utama dalam gelaran Solo Indonesia Culinary Festival (SICF). Hal itu juga akan menjadi bahan evaluasi yang dilakukan Pemkot Solo dalam memandang acara tahunan yang sudah menginjak tahun kelima tersebut.

“Fokusnya di situ. Karenanya lokasi kita gratiskan. Yang penting pendapatan usaha kuliner ini meningkat, kunjungan wisata juga meningkat,” ungkap Walikota Solo FX Hadi Rudyatmo, Kamis (12/4) malam.

Rudy –sapaan akrab Walikota Solo, optimis terhadap industri kuliner. Sebab, Kota Bengawan memang telah dikenal sebagai kota tujuan kuliner di Indonesia. Bahkan, Solo ditetapkan sebagai salah satu kota dengan jenis dan ragam kuliner tradisional terbanyak. Kota Solo juga terpilih sebagai kota kuliner terbaik berdasarkan penilaian dari Kementerian Pariwisata, menyisihkan pesaing berat yakni Denpasar, Bandung, dan Yogyakarta.

“Kita optimis, karena makanannya murah dan enak,” kata Rudy.

Tantangan tersebut mendapatkan jawaban dari Ketua Pelaksana SICF Daryono. Menurutnya, panitia SICF telah menjual paket wisata kuliner ini secara khusus sejak dua bulan lalu. Hal ini juga mendapatkan hasil yang cukup menggembirakan. Sebanyak 20 paket wisata berhasil terjual, dan mendapatkan animo yang cukup besar dari wisatawan.

“Jadi kita sudah jual sejak dua bulan lalu. Kita jualnya juga langsung kepada end user, dan akhirnya juga banyak yang terjual, yang khusus datang untuk wisata kuliner dan belanja,” kata dia.

Editor : Marhaendra Wijanarko

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge