0271-626499 redaksi.timlo@gmail.com
Timlo.net

Pembukaan SICF, 5000 Tusuk Sate Kere Ludes dalam Sekejap

Walikota FX Hadi Rudyatmo saat pembukaan Solo Indonesia Culinary Festival (SICF) di Manahan. Kamis (12/4) malam (dok.timlo.net/heru murdhani)

Solo — Sebanyak 5000 tusuk sate jeroan dan tempe gembus (Sate Kere) ludes dalam beberapa menit saja, saat pembukaan Solo Indonesia Culinary Festival (SICF), Kamis (12/4) malam. Ribuan tusuk sate tersebut dibagikan oleh panitia secara gratis kepada pengunjung yang hadir di lapangan parkir Manahan.

“Untuk kali ini kita angkat kuliner tradisional yakni Sate Kere di hari pertama, Nasi Liwet dihari ketiga dan Thengkleng di hari terakhir, ujar ketua panitia, Daryono.

Panitia juga menyediakan tungku sepanjang 50 meter untuk membakar makanan yang dikenal sebagai Sate Kere tersebut. Bahkan Walikota Solo FX Hadi Rudyatmo dan Wakil Walikota Achmad Purnomo turut serta membakar sate dalam acara tersebut.

“Kita memang sengaja mengangkat kuliner tradisional. Ini bisa menjadi branding bagi kota kita,” ungkap Daryono.

Dalam sambutannya Walikota Hadi Rudyatmo mengatakan, Kota Solo memiliki daya tawar yang tinggi di bidang kuliner. Berbagai makanan yang enak dengan harga yang murah menjadi salah satu keunggulan tersebut.

“Makan di Solo ini murah, dan satu lagi enak. Itu jadi keunggulan kita. Karenanya kita optimis, kuliner bisa menjadi salah satu alasan, orang datang ke Solo,” kata Pak Wali.

Kedepan, Walikota Solo berharap SICF digelar lebih besar lagi, dengan mengundang lebih banyak kota dan provinsi untuk turut serta menjadi peserta.

“Harapannya dengan banyak peserta, makanannya makin beragam, dan bisa menyedot pengunjung sebanyak-banyaknya,” harapnya.

Editor : Marhaendra Wijanarko

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge