0271-626499 redaksi.timlo@gmail.com
Timlo.net

Abaikan Konflik Internal, Sejumlah Kerabat Keraton Surakarta Inisiasi Gerakan Ekonomi

KP Eddy Wirabhumi (dok.timlo.net/ichsan rosyid)

Solo — Konflik internal keluarga Keraton Surakarta yang sudah menahun akhirnya mendorong sejumlah kerabat untuk menempuh alternatif baru. Alih-alih berkutat di pusaran konflik, mereka pilih menginisiasi gerakan ekonomi berlabel Gerakan Istana Mataram. Gerakan ini melibatkan berbagai kerajaan Nusantara dan investor dari berbagai negara.

“Kita harus move on. Kalau berkutat di situ-situ saja, nggak akan maju,” kata salah satu inisiator Gerakan Istana Mataram, KP Eddy Wirabhumi saat ditemui di ruang kerjanya, Kamis (12/4).

Tak ingin terjebak dalam politik internal Keraton, sejumlah kerabat pun sepakat mengadakan kegiatan bertajuk New Era of Economic Culture and Tourism Programmes. Acara yang diselenggarakan Jumat-Sabtu (14-15/4) itu digadang-gadang menjadi awal dari gerakan yang dinamai Istana Mataram.

“Jadi acara besok itu hanya awal saja. Masih banyak yang harus dikerjakan ke depannya,” kata dia.

Eddy menargetkan acara tersebut dihadiri sekitar dua ribu tamu dari perwakilan kerajaan-kerajaan nusantara dan investor dari bebagai negara. Hingga saat ini, target tersebut sudah hampir terpenuhi. Setidaknya ada 32 kerajaan Nusantara dan ratusan investor dari 29 negara. Di antaranya Vanuatu, Jerman, Spanyol, Hongkong, Taiwan, Malaysia, Italia, dan negara-negara lain.

“Semua sudah sepakat untuk berkomitmen membangun ekonomi melalui berbagai sektor baik pariwisata, aviasi, infrastruktur, kesehatan, dan lain-lain,” kata dia.

Eddy memastikan pekerjaan besar yang melibatkan berbagai negara itu tetap mengutamakan Bangsa Indonesia sebagai pemegang peran utama. “Kita tidak ingin seperti satu negara, saya tidak mau sebut namanya, mereka datang untuk investasi, semua tenaga kerja diambil dari negaranya sana, hasilnya dibawa ke sana. Lantas value-nya untuk Indonesia apa,” kata dia.

Editor : Wahyu Wibowo

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge