0271-626499 redaksi.timlo@gmail.com
Timlo.net

Digelontor Rp 80 Juta, Bukit Patrum Perkuat Fasilitas Keselamatan

Obyek wisata Bukit Patrum, di Bayat, Klaten (dok.timlo.net/focus klateb)

Klaten — Pemerintah Desa Krakitan, Kecamatan Bayat, Klaten menerima kucuran dana Rp 80 juta untuk pengembangan potensi pariwisata setempat. Rencananya dana tersebut akan digunakan untuk memperkuat fasilitas obyek wisata Bukit Patrum.

“Sebenarnya proposal yang kita ajukan ke Pemkab Klaten sebesar Rp 180 juta, tapi hanya turun Rp 80 juta. Sehingga dengan dana yang ada ini akan kita manfaatkan semaksimal mungkin untuk pengembangan Bukit Patrum,” ujar Kepala Desa Krakitan, Nurdin, Kamis (12/4).

Dijelaskan, Bukit Patrum terletak tak jauh dari objek wisata Rowo Jombor, tepatnya di Dusun Mojopereng. Lokasinya merupakan bekas lahan penambangan kapur yang memiliki daya tarik untuk melihat pemandangan dari atas ketinggian.

Mengingat hal itu, pihaknya akan membangun pagar pembatas pada sisi kanan-kiri serta anak tangga saat pengunjung berjalan kaki menuju puncak Bukit Patrum. Sebab jika turun hujan lokasi tanah licin dan dikhawatirkan membahayakan keselamatan pengunjung.

“Medannya kan memang bekas tambang kapur. Sedangkan selama ini kita hanya menempatkan satu petugas untuk memberitahu pengunjung agar berhati-hati saat berjalan. Maka anggaran dari Pemkab Klaten ini akan kami optimalkan untuk membangun fasilitas penunjang keamanan pengunjung,” jelas Nurdin.

Krakitan merupakan salah satu dari tiga desa di Klaten yang mencanangkan diri sebagai Desapolitan bersama Desa Jomboran, Kecamatan Klaten Tengah dan Desa Jimbung, Kecamatan Kalikotes. Ketiga Desapolitan ini diresmikan langsung oleh Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi Eko Putro Sandjojo pada Oktober 2017 lalu.

Editor : Marhaendra Wijanarko

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge