0271-626499 redaksi.timlo@gmail.com
Timlo.net

Pencuri Emas 10 Kg Hanya Divonis 2,5 Tahun Penjara

Terdakwa kasus pencurian emas hingga 10 Kg, The Joe An, usai menjalani sidang dengan agenda penjatuhan vonis hukuman di PN Solo (dok.timlo.net/achmad khalik)

Solo — Terdakwa kasus pencurian emas hingga 10 Kilogram, The Joe An (60) divonis Majelis Hakim Pengadilan Negeri (PN) Kota Solo dengan hukuman 2 tahun 6 bulan (2,5 tahun). Vonis yang dijatuhkan Majelis Hakim lebih ringan 6 bulan dibandingkan tuntutan Jaksa Penuntut Umum (JPU) yang menuntut 3 tahun penjara.

“Menimbang bukti dan kesaksian, terdakwa The Joe An divonis dengan hukuman 2 tahun 6 bulan dan membayar uang perkara sebesar Rp 2.500,” kata Ketua Majelis Hakim, Agus Iskandar saat membacakan vonis hukuman, Kamis (12/4) siang.

Mendengar vonis yang dibacakan oleh Ketua Majelis Hakim, terdakwa hanya pasrah dan mengangguk menerima vonis terhadap dirinya.

“Saya menerima,” ujar The Joe An lemas.

Sementara itu, JPU Endang Sapta Pawuri juga tidak keberatan dengan vonis yang dibacakan Majelis Hakim, meski hukuman yang diberikan lebih rendah enam bulan penjara dari tuntutan JPU.

Seperti diketahui, The Joe An merupakan salah seorang karyawan toko emas terkemuka di Kota Bengawan. Aksi pencurian yang dilakukannya sudah dimulai sejak tahun 2009 silam. Perhiaaan yang dicuri mulai dari kalung, cincin hingga gelang dia gadaikan untuk memperoleh uang.

Tak tanggung-tanggung, barang hasil curian teraebut dia gadaikan hingga lima kantor pegadaian terpisah. Empat di kantor pegadaian di Kota Solo, dan satu di wilayah Gentan, Sukoharjo. Uang hasil gadai barang curian, dia gunakan untuk bermain judi online. Hingga akhirnya, selama sembilan tahun lamanya pegawai pegadaian curiga lantaran makin menumpuknya barang gadai milik terdakwa. Setelah ditelusuri mengarah pada terdakwa.

Kasus ini hampir tak terendus oleh pemilik toko emas, lantaran terdakwa rajin dalam membayar cicilan uang gadai di kantor pegadaian. Akan tetapi, tetap saja kasua kejahatan yang dilakukannya tetap terbongkar.

Editor : Marhaendra Wijanarko

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge