0271-626499 redaksi.timlo@gmail.com
Timlo.net

Manajemen dan Tim Persis Kembali Tak Kompak?

Pemain Persis Solo, Jalwandi (seragam putih) saat berduel dengan pemain Blitar United di Stadion Manahan pekan lalu (timlo.net/aryo yusri atmaja)

Solo — Agenda uji coba Laskar Sambernyawa Persis Solo melawan Persegres Gresik di Stadion Manahan, Jumat (13/4) mendatang dipastikan batal. Hal ini diketahui  dari akun resmi Instagram Persegres yang menyebut batalnya uji coba ke Solo, lantaran Persis memiliki agenda lain.

“Nggak jadi. Lawan Persegres batal, mungkin karena hal teknis. Selanjutnya akan kami jajaki,” ujar sekjen Dedi M Lawe saat dikonfirmasi wartawan, Selasa (10/4) sore.

Batalnya agenda uji coba resmi Persis dengan tim selevel mengundang kekecewaan bagi pelatih Jafri Sastra. Usai memimpin latihan di Stadion Manahan, Selasa sore, pihaknya mengaku program yang sudah disusunnya menjadi berantakan.

“Problem terbesar tim ini adalah kurangnya intensitas uji coba. Bagaimana mau menilai bila intensitas uji coba kurang. Jangan bangga bisa mengalahkan Bhayangkara FC. Tapi setelah itu terputus cukup lama untuk uji coba, idealnya ya terus intens. Semoga lawan Gresik tidak batal. Tim ini harus banyak cari pengalaman, mental, tekanan penonton, kepercayaan diri. Bagi saya, butuh 8-9 kali uji coba dengan tim selevel atau satu tingkat di atas, sebelum kompetisi bergulir,” terang Jafri Sastra.

Padahal rencana melawan Persegres, bagi Persis Solo juga menjadi ajang pemanasan terakhir sebelum kick-off Liga 2.

“Terus terang, tim ini dibentuk sudah tiga bulan, dan saya baru mendapat seperempatnya. Skuat tim ini juga mengalami perombakan besar dari musim lalu, lebih dari 50 persen. Padahal seharusnya perubahan tim tidak perlu besar-besaran. Empat lima pemain baru untuk tambahan sudah cukup,” tandas mantan pelatih Mitra Kukar dan Semen Padang ini.

Editor : Wahyu Wibowo

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge