0271-626499 redaksi.timlo@gmail.com
Timlo.net

Demo Warga Tak Pengaruhi Sikap Pemkot Solo

Warga menggelar aksi damai di depan pintu gerbang Balaikota Solo (dok.timlo.net/heru murdhani)

Solo — Demonstrasi yang digelar warga Jebres Tengah, Senin (9/4) tak mempan untuk mengubah sikap Pemerintah Kota Solo. Walikota Solo FX Hadi Rudyatmo bersikeras menggusur 23 hunian liar di HP 105 yang akan digunakan untuk perluasan Solo Techno Park (STP).

“Kita sudah melakukan upaya persuasif. Kami juga sudah siapkan ongkos bongkar. Jadi kalau tidak mau pindah ya sudah kita lakukan eksekusi,” kata Rudy –sapaan akrab Walikota Solo, Senin (9/4).

Rudy tetap memerintahkan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) menindaklanjuti proses eksekusi. Surat Peringatan (SP) II sudah dilayangkan Senin. Jika dalam tujuh hari ke depan warga belum juga meninggalkan lahan tersbut, Pemkot akan melayangkan SP III.

“Kalau sudah SP III tidak juga digubris, dalam tiga hari kita siap eksekusi,” kata Kepala Satpol PP, Sutardjo.

Sebagaimana diberitakan sebelumnya, Warga Jebres Tengah, Solo menggelar aksi unjukrasa di simpang empat Gladak, Senin (9/4) pagi. Aksi tersebut diikuti oleh puluhan warga Jebres Tengah. Aksi ini dilakukan terkait polemik kepemilikan HP 105 yang dihuni oleh warga.

“Hari ini kita menuntut pemerintah kita yang dengan semena-mena mengusir warga yang sudah puluhan tahun tinggal di sana dan mematikan hak hidup dengan merampas lahan pencarian nafkah warga,” ucap koordinator aksi, Edho Johan.

Editor : Marhaendra Wijanarko

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge