0271-626499 redaksi.timlo@gmail.com
Timlo.net

Tak Miliki Lab Komputer, SMA Gelar UNBK di SMP

(Ilustrasi) Siswa SMA mengikui UNBK (dok.timlo.net/nanin)

Boyolali — Seluruh SMA di Boyolali hari ini mengelar Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK), total ada 28 sekolah. Namun, satu sekolah terpaksa harus menggelar UNBK pinjam ruang laboratorium komputer, karena belum memiliki.

“Iya betul, SMA Tunas Harapan di Ampel terpaksa UNBK di SMP Kanisius, tapi masih satu yayasan. Jadi tidak masalah,” kata Ketua Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS) Boyolali, Suyanta, Senin (9/4).

Dijelaskan, pelaksanaan UNBK di 28 SMA, baik negeri maupun swasta berlangsung lancar. Tidak ada kendala yang menghambat pelaksanaan hari pertama UNBK. Untuk suplai listrik maupun jaringan, tidak ada masalah.

“Semua terkondisi dengan baik, karena memang sudah kita persiapkan sedini mungkin,” imbuhnya.

UNBK SMA di Boyolali sendiri diikuti 3.944 siswa dengan rincian, 1.953 siswa program IPA, 1.959 siswa program IPS, dan 32 siswa program Bahasa. Sementara satu siswa inklusi penyandang tuna grahita tidak ikut UNBK. Namun, hal itu tidak menjadi masalah, pasalnya siswa inklusi tidak wajib mengikuti UNBK.

“Tapi tetap mendapatkan ijasah, hanya saja tidak mendapatkan surat keterangan hasil ujian nasional (SKHUN),” tandasnya.

Editor : Marhaendra Wijanarko

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge