0271-626499 redaksi.timlo@gmail.com
Timlo.net

SBY Minta Pelaku Bisnis Optimis Hadapi 2030

Mantan Presiden RI, Susilo Bambang Yudhoyono saat berdialog dengan pelaku bisnis di Sragen (dok.timlo.net/agung widodo)

Sragen – Presiden RI ke-6, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) memberikan dorongan dan semangat kepada para pelaku bisnis dan usaha untuk tetap semangat dan tidak pesimistis menghadapi masalah ekonomi global. Banyak pertanyaan yang ditujukan kepada SBY terkait perkembangan usaha ke depan. Ada kekhawatiran Indonesia akan bubar pada tahun 2030.

“Bangsa Indonesia ke depan itu seperti apa, sehingga kami sebagai pengusaha bisa mendapatkan kenyamanan. Informasi yang disampaikan elit politik pada tahun 2030 seperti itu,” kata salah satu owner sebuah rumah makan di Sragen, Kusnadi, Kamis (5/4) malam.

SBY kemudian menyampaikan, usia Indonesia belum 100 tahun. Masih termasuk negara berusia muda dibanding negara-negara Eropa, Australia dan Jepang yang usianya sudah ratusan tahun. Namun demikian Indonesia sudah masuk dalam anggota G 20.

“Harusnya kita bersyukur, Indonesia masuk 20 negara top di dunia. Indonesia pernah krisis ekonomi, sosial, politik, hukum dan keamanan pada 1998. Bahkan diprediksi Indonesia akan lenyap. Tetapi 10 tahun sampai 15 tahun kemudian ekonomi kita malah tumbuh pesat, tumbuh terbesar kedua setelah Tiongkok atau 16 besar dunia,” papar pendiri Partai Demokrat tersebut.

Menurutnya, Bangsa Indonesia tidak akan bubar pada tahun 2030, namun justeru menjadi bangsa yang kuat kalau pemerintahan sekarang juga mampu menjaga dan mampu menumbuhkan perekonomian. Untuk itu dia memberikan motivasi bahwa menjadi pengusaha harus optimis dan jangan mudah putus asa.

“Menjadi pengusaha harus optimis, jangan pesimistis. Menjadi rakyat jangan berpikir negatif, karena itu membuat kita makin tidak sukses, tidak akan maju. Kita harus bersyukur,” katanya.

SBY juga mengapresiasi berdirinya Sekolah Bisnis Sragen (SBS) yang diprakarsai Ketua DPC Partai Demokrat Sragen, Budino Rahmadi. Dia berharap agar sekolah tersebut nantinya mendapat dukungan pemerintah, baik dari segi dana, kebijakan dan regulasi.

“Jadi pemerintah tak hanya pandai memberi nasehat harus ulet dan sabar, meski itu baik. Tapi juga harus bisa beri bantuan berupa kebijakan dan regulasi. Saya yakin nanti akan muncul UKM dan pebisnis yang sukses,” jelasnya.

Ketua DPC Partai Gerindra Sragen, Budiono Rahmadi menyampaikan, kedatangan SBY ke Sragen merupakan rangkaian dari lawatannya ke Jawa Timur dan Jawa Tengah. Selain bertemu dengan para pelaku bisnis dan UMKM di Sragen, kunjungan itu juga dalam rangka meningkatkan elektabilitas Partai Demokrat.

“Tentunya itu dalam rangka meningkatkan elektabilitas partai, Ini bagian dari pendidikan politik Partai Demokrat kepada masyarakat,” katanya.

Editor : Marhaendra Wijanarko

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge