0271-626499 redaksi.timlo@gmail.com
Timlo.net

Gurit Pritgantil Kidung Pemilu, Harapan Lancarnya Pilkada

ilustrasi (sumber: Flickr)

Karanganyar – Lakon wayang kulit Multimedia bertajuk gurit Pritgantil Kidung Pemilu memiliki makna pengharapan pesta demokrasi lima tahunan berlangsung lancar tanpa penghalang berarti.

“Lakon ini mengisahkan matinya Sengkuni. Tentunya, tokoh antagonis tidak sendirian. Ia bersama dan mempengaruhi sekelilingnya untuk menciptakan sengkala. Nah, Gurit Pritgandil Kidung Pemilu merupakan doa untuk menghilangkannya. Dalam hal ini, sengkala atau permasalahan pemilu,” kata Ketua Panwaslu Karanganyar, Kustawa kepada Timlo.net jelang pentas di Taman Sari, Selasa (3/4) malam.

Berdurasi 45 menit, Kustawa yang bernama panggung ki Buyut Lawu memainkan bilah-bilah wayang kulit karakter Sengkuni, Werkudara dan Puntadewa secara bergantian sesuai alurnya.

Jalan cerita serius mampu diramu sedemikian rupa sehingga menarik disaksikan hingga pungkasan. Ki Buyut Lawu mengatakan pentasnya bukanlah wayang kulit berkiblat pakem, namun kolaborasi multimedia. Dimasukkan ragam ilustrasi seperti geguritan dan syair oleh sinden dan budayawan.

Ia mengajak komunitas seniman Kyai Damar Sesulo di panggung tersebut.

Editor : Dhefi Nugroho

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge