0271-626499 redaksi.timlo@gmail.com
Timlo.net

Laporan Timses Bagi-bagi Kain Batik Dibahas di Gakkumdu

Ketua Panwaslu Karanganyar Kustawa Esye menunjukkan barang bukti laporan berupa kain batik (timlo.net/raymond)

Karanganyar — Menerima laporan dugaan pelanggaran pemilu, Panitia Pengawas (Panwas) Kabupaten Karanganyar segera membahasnya di forum penegakan hukum terpadu (Gakkumdu). Laporan itu terkait aksi bagi-bagi kain batik dan janji piknik oleh timses salah satu paslon bupati wakil bupati ke ibu-ibu PKK di Desa Sewurejo, Kecamatan Mojogedang.

“Laporan ini akan didalami. Dalam waktu lima hari setelah rapat Gakkumdu harus ada tindaklanjut. Misalnya klarifikasi ke pelapor, terlapor dan saksi-saksi,” kata Ketua Panwas Karanganyar, Kustawa Esye kepada wartawan di kantornya, Selasa (3/4).

Ia menerima laporan dugaan kampanye terselubung dalam praktik bagi-bagi kain batik ke penggerak PKK di salah satu RT wilayah Jatisari, Tepus, Desa Sewurejo, Kecamatan Mojogedang. Dalam laporan itu, terlapor juga membagikan stiker salah satu pasangan calon (paslon) bupati wakil bupati serta menjanjikan memberangkatkan piknik penggerak PKK RT pada 27 Maret 2018 pukul 20.00 WIB.

Pelapor atas nama Sunardi, warga Tepus, Sewurejo, Mojogedang. Sedangkan terlapor anggota DPRD dari Fraksi Golkar, Anung Marwoko.

Lebih lanjut dikatakannya, sebenarnya laporan itu sudah kedaluwarsa karena waktu kejadian hingga dilaporkan ke panwas sudah berselang lebih dari tujuh hari. Meski demikian, laporan itu akan dibahas bersama kejaksaan, kepolisian dan panwas dalam wadah penegakan hukum terpadu (Gakkumdu).

Editor : Wahyu Wibowo

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge