0271-626499 redaksi.timlo@gmail.com
Timlo.net

17 KK Asal Kulon Progo Berangkat Transmigrasi

Timlo.net — Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Kulon Progo, Daerah Istimewa Yogyakarta, 2018 akan menyelenggarakan program transmigrasi di lima provinsi.┬áKepala Seksi Penyediaan, Bidang Transmigrasi Disnakertrans Kulon Progo Juminah di Kulon Progo, Minggu (1/4), mengatakan lima provinsi sasaran program transmigrasi, yakni Kalimantan Barat, Sulawesi Tenggara, Gorontalo, Sulawesi Barat, Aceh.

“Tahap awal, kami mengusulkan 30 Kepala Keluarga (KK) kepada pemerintah pusat, namun kuota yang disetujui hanya sebanyak 17 KK,” kata Juminah.

Ia mengatakan pendaftar trasmigrasi yang sudah masuk, akan dilakukan seleksi dan diberikan pelatihan keterampilan dan pengolahan lahan.

“Setelah mereka lolos seleksi, mereka akan dilatih ketrampilan seperti intensifikasi lahan pekarangan (ILP) dan pertukangan kayu. Harapannya, keterampilan yang telah didapat dimanfaatkan di lokasi transmigrasi,” katanya.

Ia mengimbau masyarakat yang telah berniat mengikuti program transmigrasi bisa menyiapkan diri baik mental maupun fisik. Persiapan mental dilakukan agar calon transmigran tidak mudah goyah dan teguh pendirian. Ketika mereka sudah menjadi transmigran di daerah tujuan, mereka harus memiliki prinsip untuk ingin terus maju, sukses.

“Kalau mental mereka tidak siap, mereka bisa langsung memiliki keinginan untuk pulang setelah melihat lokasi dan permukiman di daerah tujuan,” katanya.

Juminah mengatakan lokasi transmigrasi dengan Kulon Progo berbanding terbalik. Persiapan fisik harus dilakukan karena nantinya sebagai transmigran yang banyak digunakan adalah otot bukan otak.

“Transmigran akan disuguhi lahan yang sangat luas, sehingga memerlukan tenaga yang ekstra untuk mengolah lahan tersebut,” katanya.

Sementara itu, Kepala Seksi Penempatan dan Perlindungan Disnakertrans Kulon Progo Subakir mengatakan sebelum penempatan, calon transmigran menunggu surat pemberitahuan penempatan dari pusat. Disusul dengan persiapan untuk pemberangkatan calon transmigran.

“Kalau ada permasalahan calon transmigran di daerah asal maupun di daerah penempatan, mereka diminta untuk melakukan koordinasi dengan pihak terkait, agar bisa mendapatkan bantuan menyelesaikan permasalahan tersebut,” katanya.

Sumber : Antara

Editor : Wahyu Wibowo

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge