0271-626499 redaksi.timlo@gmail.com
Timlo.net

Tanpa Penghasilan, Penderita Lumpuh Ini Butuh Uluran Tangan Dermawan

Agus dikunjungi Kasat Binmas Polres Karanganyar AKP Suwarsi (timlo.net/raymond)

Karanganyar — Nasib malang dialami warga Dusun Karang Rt 04/Rw XV Desa Kaliboto, Mojogedang, Agus Suparman (30). Ia hanya bisa berbaring di tempat tidur usai kecelakaan setahun silam. Tanpa orangtua dan saudara, ia hanya dirawat neneknya yang mulai sakit-sakitan.

“Mas Agus itu dulunya sehat. Tiga tahun lalu, dia bekerja di sebuah kandang ayam. Baru sehari kerja, mengalami kecelakaan. Dia terjatuh. Setelah itu tubuh dari pinggang ke bawah tak berfungsi normal. Bahkan untuk buang air kecil dan berak sudah tidak bisa dirasakan. Sampai sekarang memakai selang untuk keperluan di belakang,” kata Ketua Pejuang Social Community (PSC) Karanganyar, Marfuah Dwiyanti kepada Timlo.net di rumah Agus, Rabu (21/3).

Belum juga berakhir cobaan pria bujang ini, justru makin menjadi setelah kematian ayahandanya beberapa bulan lalu. Sedangkan ibundanya meninggal belasan tahun silam.

“Dia sebenarnya berbakat di bidang olahraga dan seni. Jago sepakbola dan memainkan gitar. Namun sejak mengalami kelumpuhan. Kemampuan itu pun sudah tak berarti,” katanya.

Neneknya bernama Ny Temon (80) berinisiatif tinggal bersama Agus. Selama tiga tahun terakhir wanita renta itulah yang membantunya tetap bertahan hidup. Lantaran keduanya tak sanggup mencari nafkah, kebutuhan makanan maupun minuman mengandalkan belas kasihan para tetangga yang masih memiliki hubungan kekerabatan.

Keseharian Agus hanya ditemangi bunyi petikan gitarnya di teras rumah. Di atas kursi rodanya, ia memainkan musik untuk membunuh sepi.

Lebih lanjut Marfuah mengatakan, kondisi fisik Ny Temon juga lemah dan mengalami pengeroposan tulang. Dikatakan Marfuah, perhatian pemerintah belum sampai ke Agus.

Editor : Wahyu Wibowo

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge