0271-626499 redaksi.timlo@gmail.com
Timlo.net

Gaji dan Tunjangan Perangkat Desa Macet, Ini Penyebabnya

Karanganyar — Penyaluran Dana Desa (DD) dan Alokasi Dana Desa (ADD) kini ke satu rekening. Dampak peralihan mekanisme penyalurannya, terjadi keterlambatan gaji dan tunjangan perangkat desa.

“Iya, sejak Januari memang belum diberikan haknya. Kami sudah diberitahu bahwa terjadi keterlambatan karena peralihan OPD pengampu bantuan keuangan pusat ke desa, dari semula Pemdes ke Dispermasdes. Juga mekanisme pencairan dana dari semula multi akun ke single akun bank. Jadi, ADD dan DD akan masuk ke satu rekening saja,” kata Sekdes Doplang, Karangpandan, Ade Irawan kepada wartawan, Rabu (21/3).

Setahu dirinya, keterlambatan pembayaran hak perangkat desa dialami menyeluruh mulai dari tingkat sekdes, kaur sampai kasi. Ia menyebut nominal gaji sekdes Rp 1.750.000 serta kasi dan kaur Rp 1.500.000 belum termasuk tunjangan.

Ia  Spj dan administrasi pencairan DD serta ADD di desanya komplit, sehingga gaji perangkat desa maupun kebutuhan belanja pembangunan.

Editor : Wahyu Wibowo

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge