0271-626499 redaksi.timlo@gmail.com
Timlo.net

Sumbar Diguncang Gempa, Masyarakat Diminta Waspada

Ilustrasi gempa bumi (dok.timlo.net/gg)

Timlo.net — Gempa bumi berkekuatan 4,4 pada Skala Richter (SR) mengguncang wilayah 18 kilometer tenggara Kabupaten Pasaman, Sumatera Barat, Rabu (21/3), pukul 08.55 WIB.

“Gempa berlokasi di 0,21 lintang utara dan 100,34 bujur timur serta kedalaman 173 kilometer,” kata Kepala Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Geofisika Padang Panjang, Rahmat Triyono ketika dihubungi dari Padang.

Ia meminta masyarakat meningkatkan kewaspadaan namun tidak boleh panik, melainkan tetap tenang dan mencari perlindungan. “Sumbar salah satu daerah rawan gempa,” ujarnya.

Rahmat menjelaskan penyebab gempa di Sumbar, yakni sesar besar Sumatera atau sesar semangko yang memanjang dari Aceh hingga Lampung dan melalui beberapa kabupaten di Sumatera Barat seperti Kabupaten Solok.

Selanjutnya lempeng Indo-Australia yang menabrak bagian barat pulau Sumatra secara miring, zona subduksi atau yang biasa disebut Megathrust Subduction Sumatera.

Menurut dia, penyebab ke tiga adalah Sesar Mentawai yang berada di batas antardua lempeng tersebut yang dibatasi oleh palung terdapat zona subduksi dangkal.

“Sampai saat ini belum ada teknologi yang bisa memprediksi kejadian gempa bumi secara akurat,” tambahnya.

Selama 2017, BMKG mencatat 409 gempa bumi tektonik mengguncang Sumbar, meningkat dibanding 2016 sebanyak 195 kejadian.

Sebelumnya, Pakar Gempa dari Universitas Andalas (Unand) Dr Badrul Mustafa mengatakan Sumbar secara umum belum termasuk daerah yang sadar gempa karena di beberapa kabupaten/kotanya masih terdapat bangunan tidak tahan bencana itu.

“Saya ingin pemerintah setempat dapat mendorong daerah-daerah yang rawan bencana gempa dan tsunami meningkatkan kesiapsiagaann baik fisik maupun nonfisik dalam menghadapi bencana itu,” katanya.

Sumber: Antara

Editor : Marhaendra Wijanarko

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge