0271-626499 redaksi.timlo@gmail.com
Timlo.net

Baku Tembak, Gembong Rampok Tewas Saat Digerebek

ilustrasi (Timlo.net/redaksi)

Timlo.net — Anggota Satuan Reserse Kriminal (Reskrim) Polrestro Bekasi Kota, Jawa Barat, terlibat baku tembak dengan seorang gembong komplotan pencuri motor di Bantargebang, Selasa (20/3) dini hari.

“Mul alias Kebo akhirnya tewas terkena peluru anggota di bagian dadanya saat melakukan perlawanan waktu mau ditangkap,” kata Kapolrestro Bekasi Kota Kombes Pol Indarto di Bekasi, Selasa (20/3).

Menurut dia, insiden baku tembak itu berlangsung saat jajaran Satreskrim Polrestro Bekasi Kota melakukan penggerebekan di rumah kontrakan pelaku di Jalan Yayasan Nurul Huda Rt 06 Rw 02 Bantargebang, Kota Bekasi.

Meski sudah lebih dulu diperingati untuk tidak melakukan perlawanan saat penggerebekan berlangsung, namun Mul nekat melarikan diri dari sergapan petugas dengan membobol plafon kontrakannya.

“Kami sempat melepaskan tembakan peringatan ke arah udara, namun pelaku tetap ngotot kabur lewat atap rumahnya,” katanya.

Mul yang saat itu membawa senjata api rakitan sempat melepaskan tembakan ke arah anggota yang berupaya melakukan pengejaran, namun peluru meleset.

“Anggota kemudian melakukan tindakan tegas terukur dengan menembaknya. Namun peluru bersarang di bagian dadanya,” kata Indarto.

Menurut dia, Mul merupakan gembong komplotan pencuri sepeda motor berpistol rakitan yang kerap meresahkan pengendara motor di wilayah hukum setempat.

“Dia dikenal sadis karena kerap melukai korbannya bila ada perlawanan. Perbuatannya sangat meresahkan masyarakat. Sejauh ini daerah sasaran tersangka adalah Kota Bekasi dan Kabupaten Bekasi,” ujarnya.

Indarto mengatakan, penangkapan Mul berdasarkan pengembangan polisi yang lebih dulu mengamankan dua rekannya berinisial B dan I yang sudah puluhan kali beraksi. Mereka diamankan penyidik sejak dua pekan lalu saat melakukan pencurian sepeda motor di wilayah Kota Bekasi.

“Tersangka yang diamankan kemudian memberi tahu lokasi persembunyian Mul di daerah Bantargebang. Tim langsung bergerak ke sana untuk menangkapnya,” katanya.

Mul berperan sebagai kapten dalam kelompoknya karena dilengkapi pistol untuk melumpuhkan korban bila melawan.

“Dua tersangka yang diamankan masih kita periksa untuk mengetahui pelaku lainnya termasuk penadah barang curian,” katanya.

Akibat perbuatannya tersangka yang diamankan dijerat Pasal 365 KUHP tentang pencurian dengan kekerasan yang bakal dihukum penjara di atas lima tahun.

Sumber : Antara

Editor : Wahyu Wibowo

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge