0271-626499 redaksi.timlo@gmail.com
Timlo.net

Kamis Manja, Oase Pertunjukkan Musik Kolektif di Klaten

(foto: A Wijaya)

Klaten – Duo musisi wanita asal Kanada, Mama’s Broke, menyapa pecinta musik folk Klaten, Senin (19/3) malam. Musik folk yang dimainkan oleh Lisa Maria dan Amy Lou ini tampil di sebuah kafe mungil di Klaten dalam rangkaian turnya di belasan kota di Indonesia.

“Lisa Maria dan Amy Lou sedang menjalani rangkaian ‘Indonesia Tour’ selama bulan Maret dan April 2018. Kebetulan Lokal Jajan memiliki akses, sehingga kami undang tampil di Klaten,” kata pemilik cafe Lokal Jajan, Andreas Leksana, Senin (19/3).

Selain Mama’s Broke, acara bertajuk ‘Folk at Pendopo’ itu juga menampilkan band asal Ambon, Fis Duo, hingga Kala Project dari Jogja. Tak lupa, kelompok musik asal Klaten, Halokabe, juga memeriahkan kegiatan kolektif di cafe yang terletak di Jalan Bhayangkara Nomor 66, Gang Regulo, Kelurahan Tonggalan, Kecamatan Klaten Tengah ini.

Leksana mengatakan, pihaknya secara rutin mewadahi band-band indie dari Solo, Klaten, dan Jogja untuk mengekspresikan karyanya di Pendopo Lokal Jajan. Selain itu, di tempat nongkrong berarsitektur Jawa ini juga menjadi ajang untuk para penjual kaset pita, vinyl, buku bekas, hingga pernak-pernik kerajinan tangan.

“Ini rumah saudara yang lama enggak ditempati. Lalu pertengahan 2015 dibikin warung. Berjalannya waktu, ketemu teman- teman kreatif di Klaten malah bergeser jadi wadah untuk sharing dan perform, semacam lokal space untuk anak muda Klaten. Sehingga tiap Kamis malam di akhir bulan kita wadahi lewat kegiatan kolektif Kamis Manja,” kata lulusan program studi Biologi Universitas Atma Jaya Yogyakarta (UAJY) ini.

Hal senada juga disampaikan penggawa kelompok musik Halokabe, Gardian Nusantara (30). Pria asli Makassar yang kini berdomisili di Mojayan, Srago, Klaten ini mengaku, Lokal Jajan lewat ‘Kamis Manja’ menjadi ruang alternatif bagi pelaku seni kreatif. Sebab, geliat skena musik di Klaten tenggelam di antara kota Jogja dan Solo.

“Halokabe ini berdiri seiring kegiatan Kamis Manja pada November tahun lalu. Saya bersama rekan saya, Tian, orang asli Jogja tapi mengajar di Klaten merasa gelisah dengan minimnya acara musik alternatif di Klaten sejak 2010-an. Apa-apa sekarang kiblatnya selalu Jogja dan Solo. Lantas muncul keinginan mengembalikan produktivitas teman-teman di Klaten,” ujar Gardian, jebolan ISI Surakarta yang lihai memainkan Kecapi Bugis Makassar.

Editor : Dhefi Nugroho

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge