0271-626499 redaksi.timlo@gmail.com
Timlo.net

Kemenag Tegur Kampanye Paslon Berbalut Pengajian

Kepala Kemenag Karanganyar, Mustain Ahmad (ist)

Karanganyar — Pasangan calon kepala daerah diminta menghindari kampanye politik di forum keagamaan. Terutama yang digelar di tempat ibadah.

“Kita berharap tidak ada lagi yang seperti itu (kampanye di tempat ibadah),” kata Kepala Kemenag Karanganyar, Mustain Ahmad, Senin (19/3).

Dimungkinkan terjadi penggalangan dukungan umat melalui kegiatan mimbar pengajian dengan mendatangkan tokoh agama. Mengenai hal itu, Mustain menegaskan kembali Undang-Undang Nomor 10 Tahun 2016 Tentang Perubahan Kedua atas UU No 1 Tahun 2015 Tentang Penetapan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang No 1 Tahun 2014 Tentang Pemilihan Gubernur, Bupati, dan Walikota menjadi undang-undang. Berdasarkan Pasal 69 huruf I UU tersebut disebutkan bahwa dalam kampanye dilarang menggunakan tempat ibadah dan tempat pendidikan.

“Kita menyesuaikan saja aturan itu. Apakah perlu dilayangkan edaran? Meski tidak pun, seharusnya ketentuan itu sudah dipahami masing-masing paslon,” katanya.

Penting diketahui, dua pasangan calon tengah berebut suara di Pilbup Karanganyar, yakni Rohadi Widodo-Ida Retno Wahyuningsih dan Juliyatmono-Rober Christanto. Keduanya merupakan petahana kepala daerah kabupaten ini.

“Dua beliau (Juliyatmono dan Rohadi Widodo) sering mengampanyekan itu (aturan perundangan). Tentu harus bijaksana dalam bersikap,” katanya.

Mengenai fakta munculnya paslon tersebut di forum keagamaan, Mustain meminta mereka kembali menjaga kondusivitas.

“Hanya kadang para tokoh itu terlalu bersemangat,” katanya.

Editor : Wahyu Wibowo

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge