0271-626499 redaksi.timlo@gmail.com
Timlo.net

Pentas Wayang Dalang Cilik Dibumbui Pilgub Jateng

Pentas wayang kulit oleh dalang cilik di Omah Wayang Klaten (timlo.net/a wijaya)

laten — Dua dalang cilik pentas wayang kulit secara bergantian di Omah Wayang Klaten, Minggu (18/3) sore. Selain pelestarian seni budaya di Klaten, pentas wayang tersebut sebagai sarana sosialisasi penyelenggaraan Pilgub Jateng 2018.

“Ini ajang apresiasi dan evaluasi internal mereka selama belajar di sini. Karena sebenarnya jadwal pementasanya ikut dengan wayangan malam mingguan Dewan Kesenian. Berhubung masih ditunda, ada kesempatan dari KPU Klaten yang memfasilitasi pentas ini,” kata Sekretaris Omah Wayang, Kristian Apriyanta, Minggu (18/3).

Dalang cilik Aban Labib Benaya (10) asal Desa Temuwangi, Kecamatan Pedan, berkesempatan pentas pertama kali. Ia memainkan lakon berjudul Tetuko. Sedangkan dalang cilik Calvindo Wahyu Ariska (11) mengangkat lakon Narantaka.

“Saya Petruk dari Desa Kunden, Karanganom, Klaten. Ini merupakan pentas perdana setelah tiga bulan belajar dalang. Cita-cita bukan jadi dalang, tapi Menteri Pendidikan dan Kebudayaan yang bisa mayang (memainkan wayang),” ucap Calvindo, dalang cilik yang masih duduk di kelas 5 SD ini.

Ketua KPU Klaten, Siti Farida mengatakan, pihaknya turut mendukung pentas wayang oleh dalang cilik lantaran ingin mensosialisasikan Pilgub Jateng yang berlangsung 27 Juni 2018 mendatang. Apalagi kegiatan tersebut juga berbasis komunitas, khususnya seni dan budaya.

“Sosialisasi lebih melibatkan peran serta dari masyarakat. Yang punya ide dan konsepnya langsung dari masyarakat. KPU hanya berposisi sebagai supporting. Kebetulan bersamaan dengan event pentas dalang cilik, KPU sosialisasi Pilgub melalui seni budaya,” katanya.

Editor : Wahyu Wibowo

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge