0271-626499 redaksi.timlo@gmail.com
Timlo.net

Danuri, Pencuri Anjing Akhirnya Meninggal

Pelaku pencurian anjing, Danuri, akhirnya meninggal dunia (timlo.net/nanin)

Boyolali — Danuri, warga Gagak Sipat, Ngemplak, Boyolali, salah satu pelaku pencurian anjing di Desa Karanganyar, Musuk, meninggal dunia setelah sempat dirawat di RSUD Pandanaran. Danuri menderita luka  setelah dimassa warga yang memergoki aksinya bersama Yessy Setiawan.

“Betul, meninggal Sabtu (17/3) malam,” kata Kasat Reskrim Polres Boyolali, AKP Willy Budiyanto, Minggu (18/3).

Dijelaskan Kasat, Danuri meninggal dunia menjelang Magrib pukul 17.45 WIB. Sedangkan pelaku satunya, Yessy Setiawan, kondisinya sudah membaik namun masih dirawat di RSUD Pandanaran. Sejauh ini, pihaknya belum mengetahui penyebab kematian Danuri. Pihak keluarga menolak dilakukan otopsi.

Sementara itu, dari hasil penyelidikan terkait dengan pencurian anjing yang dilakukan Danuri dan Yessy, anjing yang telah diracun tersebut dijual kembali ke pedagang.

“Satu ekor anjing yang telah mati dijual Rp 600 Ribu ke pedagang,” lanjutnya.

Pihaknya juga melakukan penyelidikan apakah anjing-anjing yang telah diracun tersebut untuk memenuhi kebutuhan kuliner pecinta sate jamu rica-rica di wilayah Soloraya. Jika benar dijual untuk kuliner rica-rica anjing, menurut Willy akan menjadi tragedi yang mengerikan. Pasalnya, racun ditubuh anjing masih mengendap.

“Pengakuan pelaku dijual ke pedagang, nanti setelah pelaku sembuh kita mintai keterangan lagi,” ujarnya.

Terkait dengan jenis racun yang digunakan pelaku, pihaknya masih menyelidiki.

Diberitakan sebelumnya, dua maling anjing digebuki massa saat tepergok mencuri dua ekor anjing di Dukuh Wonodadi, Desa Karanganyar, Musuk, Boyolali, Sabtu (17/3) pagi. Motor yang digunakan juga dibakar.

Editor : Wahyu Wibowo

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge