0271-626499 redaksi.timlo@gmail.com
Timlo.net

Dovan, Anak Yatim Bercita-cita Mulia Ini Nyaris Putus Sekolah

Koordinator APPS Sragen, Sugiarsi (dua dari kiri) saat mendampingi Dovan membayar biaya administrasi sekolah (timlo.net/agung widodo)

Sragen – Dovan Agung Farisky (17), siswa kelas XII SMK Muhammadiyah 9 Gondang, akhirnya bisa bernafas lega. Pasalnya, dia nyaris tak bisa mengikuti ujian akhir lantaran belum melunasi uang tunggakan administrasi sekolah. Beruntung di saat menjelang ujian ada pihak yang mau memberikan uluran tangannya melunasi semua biaya sekolah.

“Ada seorang pengusaha dari Jakarta asli Gemolong, mas Tri Agus Bayu Seno yang memberikan bantuan sehingga anak tersebut akhirnya bisa ikut ujian,” kata Koordinator  Aliansi Peduli Perempuan Sukowati (APPS), Sugiarsi belum lama ini.

Kepada Timlo.net Sugiarsi mengungkapkan, Dovan adalah anak kurang mampu yang ditinggal pergi orang tuanya. Sekarang dia hanya tinggal bersama neneknya dan kedua adiknya yang juga perlu biaya. Bapak Dovan sendiri sudah lama meninggal, sedang ibunya pergi entah ke mana, hinga sekarang tiada kabar.

Karena bingung tidak punya uang akhirnya Dovan mengirim pesan melalui WhatsApp ke APPS meminta bantuan untuk biaya sekolahnya. Cita-cita dia hanya satu, bagaimana bisa membiayai sekolah kedua adiknya nanti.

“Dovan WA ke Mami, bilang gimana nanti setelah lulus bisa kerja, biar bisa menyekolahlan adiknya. Kalau saya tidak lulus sekolah gimana saya bisa bekerja?’ kata Mami, panggilan akrab Sugiarsi menirukan kata-kata Dovan.

Karena dicurhati seperti itu, pihaknya kemudian mencari informasi untuk memastikan kebenarannya. Setelah didatangi ke SMK Muhammadiyah 9 Gondang memang benar kalau Dovan anak kurang mampu yang menunggak biaya administrasi sekolah selama berbulan-bulan.

“Kami juga cek ke rumahnya memang sangat memprihatinkan. Dia yatim piatu dan tinggal bersama dua adiknya yang masih kecil-kecil. Saya sampai nangis melihatnya,” tutur Sugiarsi.

Berdasarkan hal itu, Sugiarsi kemudian mengontak pengusaha dari Jakarta asal Gemolong, Sragen, Tri Agus Bayu Seno yang selama ini peduli kepada APPS, bisa membantu Dovan agar bisa ikut ujian sekolah dan lulus. Setelah mendengar ceritanya akhirnya Bayu mengirimkan uang untuk membayar semua tunggakan biaya sekolah Dovan sebesar Rp 2.350.000.

“Uang itu ditransfer ke rekening saya dan langsung saya antar ke sekolahnya. Akhirnya Dovan bisa ikut ujian. Tadi kami menyampaikan ucapan terimakasih kepada Pak Bayu yang sudah bersedia membantu kesulitan Dovan,” terangnya.

Editor : Wahyu Wibowo

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge