0271-626499 redaksi.timlo@gmail.com
Timlo.net

Tim Paracycling Indonesia Sapa Warga Solo di CFD

Tim Paracycling Indonesia di CFD (timlo.net/ichsan rosyid)

Solo — Tim Pelatnas Paracycling Indonesia untuk Asian Paragames menyapa warga Solo di gelaran Car Free Day (CFD) Slamet Riyadi, Minggu (18/3). Mereka mengadakan sosialisasi sekaligus menggalang dukungan sebelum berlaga di kompetisi tingkat Asia yang diselenggarakan di Palembang akhir tahun ini.

“Kita mengadakan sosialisasi kepada warga Solo karena dalam beberapa bulan ke depan kita akan berlatih di sini. Jadi kalau mungkin ada yang merasa terganggu, harap dimaklumi,” kata Asisten Pelatih Tim Paracycling Indonesia, Rizan saat ditemui Timlo.net di sela kegiatan.

Pada kompetisi tahun ini, Indonesia mengirim 12 atlet untuk cabang olah raga paracycling. Mereka akan berlatih di Kota Solo dan sekitarnya untuk mengasah teknik dan stamina mereka. Kota Solo memang telah memiliki fasilitas latihan di Velodrome Manahan.

“Tapi kita juga akan sering menggunakan jalan umum terutama untuk kategori hand cycle (sepeda tangan),” kata dia.

Tak hanya itu, kategori cycle untuk penyandang disabilitas yang masih bisa mengendarai sepeda biasa juga akan sering berlatih di jalan umum. Untuk melatih stamina, para atlet sering menempuh jalur Solo-Prambanan lalu kembali ke hotel tempat mereka tinggal.

“Untuk hand cycling kita cuma sampai Kartosuro, Boyolali, lalu kembali lagi,” kata dia.

Sebagaimana diketahui, Pelatnas Asian Paralympic difokuskan di Solo dan sekitarnya. Para atlet mulai datang ke Solo awal Maret lalu. Presiden National Paralympic Committee (NPC) Sunny Marbu mengatakan Indonesia menargetkan minimal masuk lima besar dalam kompetisi tingkat Asia itu.

“Makanya tidak ada waktu untuk santai-santai,” kata dia.

Editor : Wahyu Wibowo

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge