0271-626499 redaksi.timlo@gmail.com
Timlo.net

Alumni Santuni Ratusan Siswa Tak Mampu

Pemberian santunan anak yatim dan siswa tak mampu Alumni MTs Negeri Sumberlawang. (foto: Agung Widodo)

Sragen – Sebanyak 231 anak yatim piatu dan siswa tidak mampu mendapat santunan dari alumni MTs Negeri Sumberlawang angkatan 1986-2007. Kegiatan bakti sosial (Baksos) ini sebagai salah satu bentuk kepedulian mereka terhadap adik-adik kelas mereka dan pelajar dari sekolah lain yang perlu mendapat uluran tangan.

“Tujuan dari dilaksanakan Baksos ini adalah mempererat tali silaturahmi antar alumni dan warga sekitar. Untuk itu kami alumni berinisiatif menggalang dana untuk membantu saudara kita yang kurang mampu dengan niat ibadah,” kata Ketua Panitia Baksos Jumanto Tejo, Sabtu (17/3).

Kegiatan baksos yang diberi tajuk Rezeki Berkah dengan Sedekah tersebut digelar di halaman MTsN Sumberlawang. Tidak kurang dari 600 orang hadir dalam acara yang telah dua kali ini diadakan.

Jumanto Tejo, yang juga anggota Kodim 0725/Sragen tersebut berharap dengan kegiatan baksos ini bisa sedikit meringankan beban saudara yang kurang mampu dan membutuhkan. Pemberian santunan secara simbolis diberikan oleh salah satu tokoh masyarakat setempat, Jumali kepada yatim piatu.

Kemudian Pelda Trisno yang mewakili Muspika Sumberlawang dan Ketua Alumni lintas angkatan Jumadi kepada perwakilan yatim piatu MTsN Sumberlawang. Santunan juga diserahkan secara simbolis kepada perwakilan siswa tidak mampu oleh Kepala MTsN Sumberlawang, Ali Mahfud.

Jumanto Tejo menjelaskan, bantuan yang diberikan berupa sembako, peralatan sekolah dan uang saku. Bantuan diberikan kepada 231 orang dengan rincian 60 anak yatim piatu SD/MI, 17 anak yatim piatu MTsN Sumberlawang yang saat ini masih berstatus siswa, 62 siswa berprestasi SD/MI se-Kecamatan sumberlawang, fakir miskin sekitar MTsN sebanyak 55 orang dan siswa tidak mampu MTsN sebanyak 37 siswa.

Acara baksos juga diisi dengan pengajian dan dimeriahkan PBB Pramuka, rebana siswa dan pemenang pertama lomba dakwah tingkat provinsi jateng tahun 2017, pemberian doorprise dari BPK Sawal Yayasan Yatim Mandiri Solo.

Terbentuknya alumni lintas angkatan ini sendiri pada 25 Desember 2016 silam yang dimotori oleh pengusaha keramba, Sumadi. Aksi pertama mereka diwujudkan setahun kemudian dengan menyelenggarakan baksos pemberian paket bantuan kepada 133 orang, reuni dan wayangan. Kegiatan pertama itu menghabiskan dana total Rp 100 juta, yang 90 persen diantaranya berasal dari alumni.

Editor : Dhefi Nugroho

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge