0271-626499 redaksi.timlo@gmail.com
Timlo.net

Tolak UU MD3, Mahasiswa Geruduk DPRD Solo

Mahasiswa menggeruduk kantor DPRD Solo menolak diberlakukannya UU MD3 (foto: Eddy J Soetopo)

Solo – Seratusan mahasiswa dari Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) berbagai fakultas berunjuk rasa di depan kantor gedung Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Solo menuntut pembatalan UU MD3 (Mahkamah Kehormatan Dewan), Jumat (16/3). Setelah melakukan orasi di jalan, seluruh demonstran di izinkan menyampaikan pendapat di dalam ruangan sidang gedung Graha Paripurna DPRD, dan diterim Ketua Komisi IV Paulus Haryoto.

Dalam tuntutan yang disampaikan Presiden BEM UNS, Gilang Ridho Ananda, mendesak agar wakil rakyat kota Solo ikut bertanggungjawab membatalkan pasal-pasal UU MD3. Menurut mereka, dalam UU MD3 terdapat pasal-pasal yang mencederai tujuan reformasi.

“Kami berpendapat anggota DPRD Kota Solo harus ikut bertanggung jawab untuk membatalkan pasal 15, 84 dan pasal 260 dalam UU MD3,” katanya. Selain itu, ujar Gilang, membacakan pernyataan sikap, menolak pemberlakuan pasal 73, pasal 122 huruf k dan pasal 245 yang menunjukkan DPR antikritik.

Atas dasar kebebasan berekspresi dan mengemukakan pendapat, BEM UNS menuntut pembatalan pasal yang bertendensi melindungi anggota dewan.

“Sebagai wakil rakyat kota Solo, kami minta anggota DPRD menolak pasal yang bertujuan imunitas anggota dewan,” katanya.

Menanggapi pernyataan sikap demonstran, Ketua Komisi IV Paulus Haryoto menyatakan sangat setuju dengan usul penolakan pasal-pasal yang terdapat dalam UU MD3. Hanya saja, perlu mekanisme sesuai aturan hukum tatanegara.

“Melakukan Judicial Review merupakan salah satu jalan terbaik yang harus dilakukan oleh komponen masyarakat, termasuk BEM UNS agar pasal bermasalah di dalam Perubahan Kedua UU MD3 dicabut,” tandas Paulus.

foto: Eddy J Soetopo

Editor : Dhefi Nugroho

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge