0271-626499 redaksi.timlo@gmail.com
Timlo.net

Sosialisasi Pilgub di Rutan, Warga Binaan Terkendala E-KTP

Sosialisasi Pilgub di Rutan Boyolali (dok.timlo.net/nanin)

Boyolali — KPUD Boyolali menggelar sosialisasi pemilihan gubernur (Pilgub) di Rutan Boyolali. Dalam sosialisasi tersebut, KPU menemukan keluhan dari warga binaan terkait e-KTP yang bakal digunakan untuk mencoblos sebagai undangan atau C6.

“Ternyata warga binaan yang mempunyai hak pilih banyak yang belum memiliki e-KTP,” kata Komisioner KPUD Boyolali bidang SDM dan Partisipasi Masyarakat, Pargito, Jumat (16/3).

Padahal, seusai dengan mekanisme pemungutan, dimana pemilih wajib menunjukkan e-KTP sebagai pengganti undangan C6 agar bisa menggunakan hak suaranya. Terkait permasalahan ini, pihaknya masih mencari solusi agar warga binaan tetap bisa menggunakan hak suaranya. Terkait e-KTP, ada warga binaan yang sudah memiliki namun tidak dipegang saat ini, sudah rekam data e-KTP namun belum memiliki surat keterangan rekam.

“Ada juga yang sama sekali belum rekam e-KTP,” imbuh Pargito.

Phaknya saat ini masih melakukan identifikasi data pemilih di Rutan Boyolali. Warga binaan ini masih masuk dalam daftar pemilih potensial. Jumlah warga binaan di Rutan Boyolali tercatat ada 154 orang, laki-laki 139 dan perempuan 15 orang.

“Ini nanti kita data dan dalam proses pemilih tetap,” tambahnya.

Terpisah, Kasubsi Pelayanan Tahanan Rutan Boyolali, Darmawan Ponco Atmojo mengungkapkan, animo warga binaan dalam Pemilu sangat tinggi. Terbukti dalam pesta demkorasi sebelumnya, warga binaan yang memiliki hak pilih mengunakan hak pilihnya.

“Sosialisasi ini membantu warga binaan, terutama memudahkan mereka bagaimana menggunakan hak pilihnya,” tandasnya.

Editor : Marhaendra Wijanarko

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge