0271-626499 redaksi.timlo@gmail.com
Timlo.net

Salah Satu Mitos Terbesar Soal Cinta Ini Ternyata Salah?

Simbol cinta. (anoncraft.com)

Timlo.net—Semua orang berpikir jika yang bertolak belakang itu saling tarik menarik, tapi apakah hal ini selalu benar? Dalam hal cinta, ada anggapan jika orang mencari pasangan yang berbeda sifatnya. Mitos ini beredar dari salah satu karya Shakespeare dan diterima oleh masyarakat umum. Bahkan aplikasi-aplikasi kencan yang ada menambahkan ide ini pada algoritma mereka.

Penelitian yang diadakan psikolog Belanda Pieternel Dijkstra pada 2008 mengungkapkan jika 86 persen orang mencari pasangan yang memiliki sifat yang bertolak belakang, tulis Indy100.com.

Tapi psikolog Matthew D. Johnson tidak setuju dengan hal ini. Bahkan Matthew berpendapat jika secara ilmiah, orang tertarik dengan orang lain yang serupa. Dia mengamati sejak 1950-an, peneliti sosial telah melakukan 240 penelitian. Tujuannya untuk melihat faktor-faktor yang membuat orang saling mencintai. Termasuk faktor perilaku, kepribadian, minat, nilai-nilai dan faktor lainnya.

Pada 2013, para psikolog mengamati hasil 240 penelitian ini. Dia menulis, “Mereka menemukan sebuah hubungan yang tidak terbantahkan antara sifat yang sama dan rasa tertarik pada orang lain. Dengan kata lain, ada bukti yang jelas dan menyakinkan jika orang-orang yang serupa berkumpul bersama.”

Sedangkan ide jika mereka yang bertolak belakang sifatnya saling jatuh cinta, memang terdengar romantis dan puitis. Sayangnya dia beranggapan tidak ada bukti ilmiah yang mendukung hal ini.

Editor : Ranu Ario

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge