0271-626499 redaksi.timlo@gmail.com
Timlo.net

Teller BRI yang Jadi Tersangka Korupsi PIP Sudah Diberhentikan

(Ilustrasi) Tahanan (dok.timlo.net/pk)

Solo — Tersangka kasus tindak pidana korupsi (Tipikor) berinisial NH (45) telah diberhentikan masa jabatannya sebagai teller senior di sebuah bank terkemuka di Kota Solo. Pemberhentian jabatan tersangka yang saat ini menjadi tahanan pihak Kejaksaan Negeri (Kejari) Kota Solo itu sejak akhir tahun 2017 lalu.

“Tersangka sudah diberhentikan dari jabatannya sejak akhir tahun kemarin,” terang Pimpinan Cabang Bank BRI Slamet Riyadi, Susanto saat dihubungi wartawan, Kamis (15/3) siang.

Dikatakan, selama ini penanganan pencairan bantuan dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) untuk Program Indonesia Pintar (PIP) dilakukan oleh satu orang teller saja. Penunjukan terhadap teller merupakan kewenanvan langsung oleh Kantor Wilayah (Kanwil) BRI.

“Semua kewenangan ada di sana (Kanwil). Sehingga, bukan kewenangan saya untuk menjawab lebih jauh lagi. Penanganan juga telah kami serahkan pada pihak Kejaksaan,” katanya.

Seperti diketahui, seorang karyawan bank terkemuka di Kota Solo berinisial NH (45) dinyatakan sebagai tersangka terkait kasus bantuan Program Indonesia Pintar (PIP) dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemdikbud).

Sedangkan, dari hasil penyidikan yang dilakukan oleh pihak Kejari Solo besaran dana PIP yang dikorupsi oleh tersangka sebesar Rp725.500.000 yang seharusnya diterima oleh siswa SMK sebanyak 1.039 siswa sekolah.

Editor : Marhaendra Wijanarko

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge