0271-626499 redaksi.timlo@gmail.com
Timlo.net

Ditarget Kelar Sebelum Lebaran, Pengerjaan Tol Salatiga-Solo Dikebut

Pengerjaan jalan tol Salatiga-Solo dikebut, agar bisa digunakan saat Lebaran nanti (dok.timlo.net/nanin)

Boyolali — Pembangunan proyek jalan tol Salatiga-Solo yang menghubungkan Solo-Kertosono terus dikebut. Ini dilakukan agar saat lebaran nanti ruas jalan bisa dilalui pemudik. Terutama untuk menghubungkan Jakarta-Surabaya. Progres pembangunan di ruas jalan tersebut saat ini baru mencapai 58,68 persen.

“Satu ruas jalan kita kebut pengerjaanya, biar nanti bisa dilewati pemudik, tapi masih sebatas difungsikan untuk lebaran dulu,” kata Arifin Dian Wardanto, Staff Senior pengendalian Proyek, PT Jasamarga Solo Ngawi (JSN), Rabu (14/3).

Dijelaskan, untuk saat ini penyelesaian ruas jalan tol Salatiga-Solo diprioritaskan untuk menyelesaikan ruas kiri atau disebut jalur Ambon. Nantinya, Jalur Ambon ini yang akan dilalui pemudik dari gerbang pintu Tol Salatiga sampai pintu tol Mojosongo, Boyolali. Sementara dari gerbang pintu Tol Mojosongo sampai Ngawi, pemudik bisa melintasi jalur tersebut. Dimana akan mulai diopesionalkan pada bulan April.

“Kalau dari JC Kartasura sampai Gerbang Pintu Tol Mojosongo tinggal penyelesaian jembatanya saja,” imbuhnya.

Dijelaskan, sedikitnya ada 5 jembatan besar yang saat ini masih dalam tahap penyelesaian. Diakui, pemasangan beton girder mengalami keterlambatan, dikarenakan padatnya penggunaan crane.

“Penyangga sudah selesai semua,tinggal menunggu crane,” jelasnya.

Selain itu, faktor cuaca menjadi kendala pembangunan yang dimulai bulan Januari 2017 . Curah hujan yang tinggi mengakibatkan pembangunan tidak maksimal. Seperti pembangunan di jalan tol Salatiga-Mojosongo, Desa Kiringan, Boyolali Kota, pemerataan tanah dilakukan pada malam hari agar hasil lebih maksimal.

“Tak hanya hujanm,terik matahari juga menjadi kendala,” tandasnya.

Editor : Marhaendra Wijanarko

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge