0271-626499 redaksi.timlo@gmail.com
Timlo.net

PLN Sepakat Beli Listrik Sampah Rp 2.496 per kWh

Walikota Solo, FX Hadi Rudyatmo (dok.timlo.net/achmad khalik)

Solo — Setelah sempat mandeg beberapa pekan, perundingan terkait pembelian listrik dari Pembangkit Listrik Tenaga Sampah (PLTSa) Putri Cempo akhirnya mengalami kemajuan. Perusahaan Listrik Negara (PLN) sepakat membeli listrik yang dihasilkan PLTSa Putri Cempo senilai Rp 2.496 per kWh.

“Sudah ada kesepakatan. Tinggal menunggu penandatanganan saja,” kata Walikota Solo, FX Hadi Rudyatmo, Selasa (13/3).

Kepastian mengenai kesepakatan tersebut, kata Rudy, ia peroleh dari Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Ignatius Jonan di Jakarta pekan lalu. Mantan Direktur Utama PT KAI itu mengatakan PLN sepakat membeli listrik yang diproduksi PLTSa Putri Cempo seharga  18,77 Sen Dolar atau setara Rp 2.496 per kWh. Rudy berharap dokumen Power Purchase Agreement (PPA) segera terbit dan ditandatangani pihak-pihak terkait.

“Kemungkinan sebelum akhir bulan,” kata Rudy.

Diberitakan sebelumnya, Rudy sempat kesal lantaran PLN terkesan owel untuk membeli listrik yang dihasilkan PLTSa Putri Cempo. Akibatnya, dokumen PPA yang merupakan syarat administrasi pembangunan PLTSa hingga kini belum terbit. Padahal semua persiapan sudah dilakukan Pemkot bersama PT Solo Citra Metro Plasma Power selaku investor di PLTSa. Mulai dari dokumen Studi Kelayakan, Amdal, UKL/UPL, Studi Penyambungan Listrik, serta studi-studi pendukung lainnya. Bahkan lahan dan bahan-bahan bangunan sudah disiapkan di lokasi proyek.

“Targetnya nanti akhir Maret ini ground breaking,” kata Rudy.

Editor : Wahyu Wibowo

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge