0271-626499 redaksi.timlo@gmail.com
Timlo.net

Klaim Selamatkan Uang Negara, Kejari Klaten Raup Rp 450 Juta

Kepala Kejaksaan Negeri Klaten, Zuhandi (dok.timlo.net/a wijaya)

Klaten — Kejaksaan Negeri (Kejari) Klaten mengklaim telah menyelamatkan ratusan juta rupiah uang negara. Hal itu diperoleh dari tindak lanjut  penandatanganan nota kesepakatan bersama (MoU) antara Kejari dengan sejumlah lembaga negara atau instansi pemerintah melalui peran Jaksa Pengacara Negara.

“Fungsi bidang Hukum Perdata dan Tata Usaha Negara (Datun) Kejari ialah menyelamatkan dan memulihkan keuangan negara. Sepanjang tahun 2017 kemarin kita telah menyelamatkan Rp 450 juta uang negara,” kata Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Klaten, Zuhandi, Selasa (13/3).

Dijelaskan, tugas Jaksa Pengacara Negara untuk menangani masalah Datun sesuai Peraturan Jaksa Agung Republik Indonesia Nomor: 040/A/J.A/12/2010 mengenai pelayanan Hukum. Saat ini pihaknya telah menjalin MoU dengan enam lembaga negara atau instansi pemerintah di wilayah Kabupaten Klaten.

“Ada PLN, BPN (Badan Pertanahan Negara), Bank Jateng, RSJD Dr. RM. Soedjarwadi, dan MoU dengan BRI Cabang Klaten ini tadi merupakan yang keenam. Kami siap memberikan bantuan hukum maupun pendampingan hukum,” jelas Zuhandi.

Mengenai bentuk bantuan maupun pendampingan hukum kepada perbankan, lanjut dia, seperti penanganan kredit-kredit bermasalah. Teknisnya, Jaksa Pengacara Negara menerima surat kuasa khusus (SKK) dalam rangka pemulihan atau penyelamatan keuangan negara, baik pola litigasi yakni, dalam pengadilan, maupun pola nonlitigasi yakni, diluar pengadilan.

“Kita mendapat 30 SKK dari Bank Jateng untuk pemulihan aset negara Rp 10 miliar. Dari 30 SKK (debitur)  yang kita panggil itu, 26 di antaranya kooperatif melakukan pembayaran, dan sebagian menyatakan sanggup menyelesaikan kredit bermasalahnya. Sedangkan 4 lainnya hingga sekarang tidak jelas keberadaannya,” papar Zuhandi.

Editor : Wahyu Wibowo

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge