0271-626499 redaksi.timlo@gmail.com
Timlo.net

Kasus Pencabulan Anak

Kak Seto Batal Hadir ke Sragen, Ada Apa?

Koordinator APPS, Sugiarsi (dok.timlo.net/agung widodo)

Sragen — Rencana kedatangan Ketua Komnas Perlindungan Anak, Seto Mulyadi ke Sragen batal dilaksanakan. Kedatangan Kak Seto tersebut mulanya untuk memberikan dorongan mental bagi korban pencabulan dan pelecehan seksual.

“Rencananya akan datang Senin (12/3) kemarin. Kami ingin menghadirkan karena beliau khan juga psikolog agar bisa memberikan pendampingan dan penguatan mental pada korban,” kata Psikolog Dewi Novita Kurniawati, ┬áSelasa (13/3).

Memang telah lama Aliansi Peduli Perempuan Sukowati (APPS) Sragen mendatangkan Kak Seto untuk memberikan penguatan mental ke salah satu siswi SD di Kecamatan Gemolong, sebut saja Melati, yang menjadi korban pencabulan massal oleh oknum guru berinisial SW (59).

Dewi Novita menyampaikan, gara-gara pencabulan tersebut, Melati dikabarkan mengalami trauma berat dan telah setahun berhenti sekolah. Terkait batalnya kedatangan Kak Seto sendiri sangat mendadak.

Dewi yang selama ini menjadi psikolog APPS, mengaku tak mengetahui persis alasan Kak Seto mendadak membatalkan hadir. Ia memilih tak bersuudzon dan akan menjadwalkan ulang agar psikolog itu tetap bisa hadir di lain waktu.

“Kami akan jadwalkan ulang,” ujarnya.

Sementara, Koordinator APPS, Sugiarsi mengaku kecewa dengan batalnya kedatangan Kak Seto. Dia menduga memang ada pihak yang tak ingin agar Kak Seto hadir dan kasus pencabulan oleh oknum guru di SD di Gemolong terekspos ke publik.

“Tapi kami tidak akan menyerah. Apa yang kami lakukan ini semata-mata ingin membantu para korban mencari keadilan. Kalau ada pihak yang enggak berkenan, nggak apa-apa,” tandas Sugiarsi.

Editor : Marhaendra Wijanarko

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge