0271-626499 redaksi.timlo@gmail.com
Timlo.net

Kajari Datangi Bekas SMA Jokowi

Kepala Kejaksaan Negeri (Kejari) Solo Teguh Subroto (dok.timlo.net/achmad khalik)

Solo — Kejaksaan Negeri (Kejari) Kota Solo menyambangi SMA Negeri 6 Kota Solo untuk memberikan sosialisasi terkait fungsi dan tugas dari Korps Adhyaksa, Selasa (13/3). Dihadapan ratusan murid, Kepala Kejari Kota Solo, Teguh Subroto memberikan pemahaman terkait masalah yang harus diwaspadai oleh para ABG tersebut.

“Masih banyak, siswa sekolah yang bingung terkait fungsi dari Kejaksaan. Maka dari itu, melalui kegiatan ini kami ingin anak usia sekolah khususnya SMA supaya mengetahui bahwa fungsi dari Kejaksaan juga sebagai penegakan hukum. Termasuk, berbagai masalah yang menjerat para remaja SMA,” terang Kajari, Teguh Subroto kepada wartawan.

Dengan mengusung tema “Kenali Hukum, Jauhi Hukuman”, Kajari menjelaskan bahwa usia remaja rentan menjadi sasaran narkotika. Mantan asisten pembinaan Kejaksaan Tinggi (Kejati) Kepulauan Riau ini mengaku, bahaya narkoba terhadap remaja usia SMA berada di depan mata.

“Dulu, saat saya bertugas di Riau narkoba yang diungkap minimal memiliki berat kilogram. Bahkan ada yang mencapai 20 ton. Artinya, generasi muda ini menjadi sasaran empuk peredaran narkotika khususnya jenis sabu,” jelas Kajari.

Tak hanya itu, lanjut Kajari, kasus pelecehan dan pencabulan terhadap remaja juga wajib diwaspadai.

Disela kegiatan tersebut, Kejari juga sempat meresmikan kantin kejujuran yang dikelola oleh siswa SMA Negeri 6 Kota Solo. Diharapkan, para siswa memiliki kejujuran agar menjadi penerus bangsa yang handal dan mampu menjaga amanah yang diberikan.

“Nantinya, kantin kejujuran itu akan diurus oleh anggota OSIS. Nanti, kita lihat kemajuannya. Apakah untung atau rugi. Kalau untung, berarti sikap kejujuran berkembang. Jika rugi, nanti dievaluasi,” kata Kajari yang baru bertugas selama empat hari di Kota Solo ini.

Editor : Dhefi Nugroho

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge