0271-626499 redaksi.timlo@gmail.com
Timlo.net

Polisi Garap Tindak Pidana Pencucian Uang Bos Hannien Tour

Dua tersangka kasus penipuan dan penggelapan PT Hannien Tour saat hendak dilimpahkan ke Kejari Solo (dok.timlo.net/achmad khalik)

Solo — Berkas Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU) dua tersangka kasus penipuan dan penggelapan PT Usmaniyah Hannien Tour mulai digarap oleh penyidik Satreskrim Polresta Solo setelah pekan kemarin mereka melimpahkan seluruh tersangka ke pihak Kejaksaan Negeri (Kejari) Kota Solo. Saat ini, sejumlah saksi masih didalami oleh penyidik untuk menguatkan dugaan TPPU yang dilakukan oleh dua tersangka yakni Farid Rosyidin selaku Direktur Utama (Dirut) dan Afianto B Setya selaku bendahara.

“Saat ini masih kita periksa untuk saksi terkait kasus TPPU yang dilakukan oleh bos Hannien,” terang Kanit Penyidik IV Satreskrim Polresta Solo, Iptu Sudarmiyanto, Selasa (13/3) siang.

Terkait saksi yang diperiksa oleh penyidik, kata Sudarmiyanto, ada sebanyak 13 saksi. Saksi meliputi pihak finance, maskapai, dealer hingga pengembang perumahan.

Tak hanya itu, pihak Penyidik Satreskrim Polresta Solo juga menggandeng dari pihak Pusat Pelaporan dan Analis Keuangan (PPATK) untuk menelusuri sejumlah aset yang dimiliki oleh dua tersangka itu.

“Untuk yang dijeratkan TPPU, cuma dua tersangka bos Hannien, Farid Rosyidin dan Afianto. Sedangkan, Arief selaku direktur teknis dan Ilham selaku Direktur Operasional PT Hannien Tour dinilai hanya menjalankan perintah dua tersangka yang dijerat oleh TPPU itu.

Seperti diketahui, empat tersangka telah dilimpahkan ke Kejari Solo. Pelimpahan dilakukan secara terpisah, Farid dan Avianto dilimpahkan pada pertengahan Februari. Sedangkan, Ilham dan Arif dilimpahkan pada awal Maret kemarin.

Pelimpahan empat tersangka itu, disertai dengan sejumlah bukti mulai dari baju ihram, koper umroh, komputer, pasport dan masih banyak yang lain.

Editor : Wahyu Wibowo

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge