0271-626499 redaksi.timlo@gmail.com
Timlo.net

Panwaslu Dalami Dugaan Kampanye Terselubung Bupati Klaten

Ketua Panwaslu Klaten, Arif Fatkhurrokhman (kanan) (timlo.net/a wijaya)

Klaten — Panitia Pengawas Pemilihan Umum (Panwaslu) Kabupaten Klaten buka suara mengenai dugaan kampanye terselubung Bupati Klaten Sri Mulyani. Pasalnya, Mulyani saat menghadiri dua kegiatan sekaligus ditengarai mengarahkan publik untuk memilih pasangan calon tertentu dalam Pemilihan Gubernur- Wakil Gubernur Jawa Tengah (Pilgub Jateng) 2018.

“Sementara ini kami masih baru mengkaji. Kami belum mendapatkan laporan langsung dari kawan- kawan kecamatan (Panwascam),” kata Ketua Panwaslu Klaten, Arif Fatkhurrokhman, Senin (12/3).

Diberitakan sebelumnya, dugaan kampanye terselubung pertama yang disampaikan Sri Mulyani dilakukan saat menghadiri pentas ketoprak di SD Kristen 3 Klaten, Sabtu (10/3) malam. Dengan berbahasa Jawa, Bupati menyatakan, “Pilgub Jateng nanti diikuti dua pasangan calon. Nah, yang menang pasti satu kan?”.

Sedangkan dugaan kampanye terselubung kedua dia sampaikan saat memberikan sambutan dalam upacara Melasti di Umbul Geneng, Desa Ngrundul, Kecamatan Kebonarum, Minggu (11/3) pagi. Meski awalnya mengajak masyarakat untuk menggunakan hak pilihnya di Pilgub Jateng, namun Mulyani sempat menyebutkan nomor urut satu dari dua pasangan calon sebagai pemenangnya.

Mengingat dua kejadian tersebut, Panwaskab Klaten belum bisa menentukan apakah yang disampaikan Sri Mulyani merupakan kampanye terselubung. Sebab pihaknya belum mendapakatkan laporan dari Panwascam.

“Kemudian akan kami kaji lagi apakah masuk ke dugaan pelanggaran atau tidak. Karena waktu kejadian itu kan beliau intinya datang bukan untuk acara sosialisasi Pilgub Jateng,” papar Arif Fatkhurrokhman.

Editor : Wahyu Wibowo

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge