0271-626499 redaksi.timlo@gmail.com
Timlo.net

Proyek Overpass Manahan, Penunjuk Arah Jalan Perlu Ditambah

Petugas mengatur arus lalu lintas di kawasan lokasi padat kendaraan (dok.timlo.net/achmad khalik)

Solo — Rambu penunjuk jalan bagi pengendara di sejumlah titik pintu masuk Kota Solo dinilai masih kurang saat pemberlakuaan manajemen rekayasa lalu lintas (MRLL) lantaran ditutupnya persimpangan rel kereta api Manahan. Pasalnya, masih banyak pengendara kendaraan dari arah luar Kota Solo yang masih kebingungan untuk mencari jalan alternatif.

“Mungkin bisa ditambah rambu petunjuk jalan alternatif bagi pengendara kendaraan dari arah luar Kota Solo,” terang Kasatlantas Polresta Solo Kompol Imam Syafi’i kepada Timlo.net, Senin (12/3) siang.

Sejauh ini, kata Kasat, MRLL yang diterapkan berjalan lancar. Titik-titik kepadatan masih sesuai dengan yang diprediksi diantaranya Kawasan Pasar Nangka, Jl Sam Ratulangi, Simpang tiga Kerten, Bundaran Purwosari dan Jl RM Said.

Pihaknya mengimbau supaya masyarakat memilih jalan alternatif agar tidak terjebak kemacetan akibat penerapan MRLL. “Khususnya, bagi pengendara kendaraan dari luar kota untuk segera menyesuaikan,” kata Kasat.

Terpisah, Kepala Dishub Kota Solo Hari Prihatno menyatakan, pihaknya bakal menambah rambu petunjuk jalan. Tak hanya di kawasan pintu masuk Kota Solo, melainkan di titik-titik yang masih dianggap membingungkan pengendara kendaraan.

“Ya nanti kita tambah (rambu petunjuk jalan —Red). Dari evaluasi pagi tadi, memang masih ada pengendara kendaraan yang bingung di titik-titik kemacetan,” katanya.

Editor : Marhaendra Wijanarko

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge