0271-626499 redaksi.timlo@gmail.com
Timlo.net

Bantu Serap Gabah Petani, Ini yang Dilakukan Kodim Boyolali

Kodim 0724/ Boyolali membantu Bulog serap gabah langsung ke petani (dok.timlo.net/nanin)

Boyolali — Kodim Boyolali terus melakukan upaya dalam peningkatan swasembada pangan nasional. Salah satunya melalui program Sergap atau penyerapan gabah petani. Seperti dilakukan di wilayah Kecamatan Klego.

“Kita bantu Bulog menyerap beras langsung ke petani,” kata Komandan Kodim 0724/ Boyolali Letkol Arh Nova Mahanes Yudha, Jumat (9/3).

Tak hanya langsung turun ke lapangan, hasil beras yang dibeli juga dikirim ke Gudang Bulog, Ngabean, Kartasura. Untuk wilayah Klego, pihaknya bekerja sama dengan penggilingan padi UD Tani Makmur Boyolali dengan beberapa kelompok tani.

“Kita berhasil menyerap 50 ton beras, namun baru 30 ton beras yang dikirim, kekurangannya akan dipenuhi secara bertahap,” imbuh Dandim.

Ditambahkan, program Sergap ini sebagai tindak lanjut kerjasama antara TNI dengan Kementerian Pertanian melalui Bulog dalam program ketahanan pangan. Dimana salah satu tujuannya mencukupi kebutuhan pangan secara nasional.

“Sesuai target pemerintah yaitu 3 ton beras pertahun bisa terpenuhi,” tambahnya.

Kepala Gudang Bulog Cabang Kartasura, Samsoel Bahry menyatakan, pihaknya sengaja melakukan kerjasama dengan TNI dalam pengadaan beras. Alasannya, karena TNI AD memiliki Bintara Pembina Desa (Babinsa) yang mengetahui potensi wilayah.

“Bantuan TNI ini membuat penyerapan beras bisa dilakukan secara optimal,” ujar Samsoel.

Meski belum memiliki gudang Bulog, Kabupaten Boyolali mampu mencapai target 6.500 ton gabah atau bila diberaskan menjadi 3.250 ton pertahunya. Dimana untuk capaian target seluruh Soloraya sekitar 60 ribu ton pertahun.

“Keuntungan untuk petani melalui program Sergap ini, Bulog membeli gabah atau beras dibayar tunai,” pungkasnya.

Editor : Marhaendra Wijanarko

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge