0271-626499 redaksi.timlo@gmail.com
Timlo.net

Keponakan Setnov Diduga Tahu Ada Fee Lima Persen di Proyek e-KTP

Timlo.net – Irvanto Hendra Pambudi, keponakan terdakwa kasus korupsi proyek e-KTP, Setya Novanto (Setnov) menjalani pemeriksaan di kantor Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Jumat (9/3). KPK baru saja mengumumkan Irvanto sebagai tersangka kasus korupsi proyek KTP-el pada Rabu (28/2) lalu.

“Penyidik hari ini (Jumat) dijadwalkan memeriksa Irvanto Hendra Pambudi, wiraswasta atau mantan Direktur PT Murakabi Sejahtera sebagai tersangka terkait kasus KTP elektronik,” kata Juru Bicara KPK, Febri Diansyah.

Irvanto diduga sejak awal mengikuti proses pengadaan e-KTP dengan perusahaannya yaitu PT Murakabi Sejahtera dan ikut beberapa kali pertemuan di ruko Fatmawati bersama tim penyedia barang proyek KTP-el.

Ia diduga telah mengetahui ada permintaan “fee” sebesar lima persen untuk mempermudah proses pengurusan anggaran e-KTP.

Irvanto diduga menerima total 3,4 juta dolar AS para periode 19 Januari-19 Februari 2012 yang diperuntukkan kepada Novanto secara berlapis dan melewati sejumlah negara.

Irvanto disangkakan pasal 2 ayat (1) atau pasal 3 UU Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana telah diubah dengan UU Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Korupsi jo pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP.

Sumber: Antara

Editor : Dhefi Nugroho

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge