0271-626499 redaksi.timlo@gmail.com
Timlo.net

Kepala BPN: Kades Tak Perlu Takut LSM dan Wartawan Bodrek

Kepala BPN Sragen, Agus Purnomo (timlo.net/agung widodo)

Sragen – Badan Pertanahan Nasional (BPN) Sragen banyak menerima keluhan dan laporan terkait maraknya oknum yang mengatasnamakan Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) dan wartawan bodrek (wartawan abal-abal). Mereka sering melakukan pemerasan kepada kepala desa (Kades) dengan dalih menanyakan program Pendaftaran Tanah Sistem Lengkap (PTSL).

“Memang saya banyak dapat keluhan itu. Bahkan saya juga dengar ada LSM yang minta sampai Rp 250 Juta ke Kades. Tapi saya sudah tahu ternyata dia bukan LSM tapi gali,” kata Kepala BPN Sragen, Agus Purnomo, belum lama ini.

Agus mengungkapkan, oknum LSM dan bodrek itu memang sengaja memeras dan menakut-nakuti Kades terkait biaya program PTSL (dulu bernama Prona) yang dibebankan kepada warga.

Padahal rincian biaya pengurusan PTSL tersebut sudah jelas sebagaimana diatur dalam PP No 24 tahun1997 tentang Pendaftaran Tanah. Biaya itu diantaranya meliputi pengumpulan data yuridis, membayar saksi dan pemasangan tanda batas atau patok.

Agus menyampaikan, apabila ada tarikan biaya dari peserta PTSL, hal itu dinilainya wajar dan tidak melanggar aturan. Hanya saja biaya tersebut tidak boleh melampaui batas kewajaran. Besarnya biaya bisa ditentukan berdasarkan kesepakatan antara Kades, perangkat, BPD dan warga.

“Kalau proses biaya sertifikatnya di BPN ditanggung APBN lewat DIPA. Kalau di BPN itu, alokasinya sudah jelas. Untuk biaya mulai sosialisasi, pengukuran sampai pembuatan sertifikatnya semua dibayar oleh negara lewat DIPA,” paparnya.

Agus menyatakan, Kades tidak perlu takut jika didatangi LSM atau oknum wartawan bodrek yang mrnanyakan biaya Prona atau PTSL. Sepanjang biaya tersebut sudah dirapatkan dan disepakati oleh forum desa, maka sudah cukup kuat sebagai landasan hukum untuk menarik biaya.

“Makanya ketika ada oknum LSM atau bodrek yang menakut-nakuti atau berusaha memeras, Kades harus berani melaporkan ke BPN atau kepolisian,” tandasnya.

Editor : Wahyu Wibowo

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge