0271-626499 redaksi.timlo@gmail.com
Timlo.net

Nilai Perbup Sudah Benar, Pradja Sragen Dukung Mutasi Perangkat Desa

Persatuan Perangkat Desa (Pradja)  Sragen (timlo.net/agung widodo)

Sragen– Persatuan Perangkat Desa (Pradja)  Sragen menyatakan mendukung sistem penatan, mutasi dan penjaringan dalam mengisi kekosongan jabatan perangkat desa di Kabupaten. Sikap tersebut diambil setelah melihat adanya polemik terkait dengan Peraturan Bupati (Perbup) Sragen No 10 tahun 2018 tentang Petunjuk Pelaksanaan Peraturan Daerah (Perda) Kabupaten Sragen No 8 tahun 2017 tentang Perangkat Desa (Perdes).

“Praja sangat mendukung adanya Perda dan Perbup entang perangkat desa tersebut. Intinya kami melihat nggak ada yang salah. Perda dan Perbup sudah benar sesuai Permendagri,” kata Ketua Pradja Sragen, Sumanto, Rabu (7/3).

Kepada wartawan Sumanto menyatakan, menolak adanya anggapan adanya keresahan di masyarakat terkait mutasi perangkat desa yang dilontarkan beberapa anggota DPRD Sragen. Pihaknya menilai Perbup dan Perda sudah sesuai dengan Permendagri. Jadi kalau ada yang menilai Perbup memaksakan kepala desa (Kades) harus melakukan mutasi dalam penataan perangkat desa,  hal itu adalah persepsi yang tidak benar.

Terkait jabatan sekretaris desa (Sekdes) atau carik yang banyak mendapat sorotan, Sumanto menjelaskan, kedua jabatan tersebut adalah jabatan karier yang memang harus diisi oleh perangkat yang sudah ada melalui mutasi. Sehingga masyarakat tetap bisa berkesempatan untuk mengisi kekosongan perangkat desa yang ada.

“Jabatan carik dan bayan memang harus punya pengamalan jadi perangkat desa dulu. Kalau ada anggapan mutasi mematikan hak warga, itu juga salah. Karena hak masyarakat untuk jadi perangkat masih terbuka,” jelas Sumanto.

Sumanto menambahkan, tahapan mutasi dilakukan untuk memberikan kesempatan bagi perangkat desa seperti Kaur, Kadus (bayan) dan lainnya untuk bisa menduduki jabatan Carik yang lebih tinggi. Hal ini justeru bagus karena dinilai merupakan asas keadilan terhadap perangkat desa yang sudah punya pengalaman.

“Setelah mutasi selesai, baru nanti dibuka penjaringan dari masyarakat,” terangnya.

Editor : Wahyu Wibowo

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge