0271-626499 redaksi.timlo@gmail.com
Timlo.net

Bawang Putih Sumbang Inflasi Paling Tinggi

Pedagang bawang di pasar (dok.timlo.net/setyo pujis)

Solo — Komoditas bawang putih menyumbang angka inflasi paling tinggi selama periode Februari. Akibat merangkaknya harga sejumlah komoditas itu, inflasi kota Solo selama periode tersebut tercatat mencapai angka 0,49 persen.

“Dari tujuh kelompok pengeluaran konsumsi yang kita hitung indeks harga konsumennya (IHK), lima kelompok diantaranya mengalami kenaikan,” ujar Kepala BPS Solo, R Bagus Rahmat Susanto kepada wartawan, Kamis (1/3).

Kelima kelompok pengeluaran yang mengalami kenaikan itu, diantaranya adalah bahan makanan naik 2,26 persen, makanan jadi,  minuman, rokok dan tembakau naik 0,10 persen, perumahan, air, listrik, gas dan bahan bakar naik 0,02 persen, sandang naik 0,13 persen dan kelompok kesehatan naik 0,31 persen.

Sedangkan 10 komoditas utama penyumbang laju inflasi,  menurutnya posisi pertama berasal dari adanya kenaikan harga bawang putih, yang memberikan andil sebesar 0,27 persen. Beras memberi andil 0,08 persen, pepaya, 0,04 persen, daging ayam ras 0,04 persen, BBM 0,03 persen, lele 0,03 persen, nangka muda 0,03 persen, jeruk 0,01 persen, cabai rawit 0,01 peraen dan pasta gigi memberi andil sebesar 0,01 persen.

“Meskipun inflasi Februari mencapai 0,49 persen, angka tersebut terpantau menurun jika dibanding bulan sebelumnya yang mencapai 0,55 persen,” jelasnya.

Bagus juga menyampaikan, dari enam kota di Jawa Tengah yang dihitung angka inflasinya, tercatat pada periode tersebut semua mengalami inflasi. Sedangkan inflasi tertinggi terjadi di Kota Kudus yang mencapai 0,57 persen dan terendah terjadi pada Kota Purwokerto dan Tegal yang masing-masing mencapai 0,05 persen.

Editor : Marhaendra Wijanarko

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge