0271-626499 redaksi.timlo@gmail.com
Timlo.net

Usai Makan Siput Sawah, Belasan Warga Keracunan

Timlo.net – Belasan warga Kampung Cibeleng Hilir, Desa Cikancana, Kecamatan Gekbrong, Cianjur, Jawa Barat, dibawa ke puskesmas setempat karena keracunan masal setelah mengkonsumsi penganan tutut atau siput sawah.

Babinsa Cikancana Serda Egi Suheri pada wartawan Rabu, mengatakan dari hasil pendataan awal 18 orang warga yang keracunan penganan tersebut yang dibeli dari pedagang keliling yang datang ke kampung tersebut menjelang sore.

“Warga diduga keracunan akibat memakan siput sawah yang dibeli dari pedagang keliling. Sebagian besar merasakan mual-mual dan muntah, sehingga harus menjalani perawatan di puskesmas Gekbrong karena sebagian besar mengalami kekurangan cairan,” katanya.

Mendapati laporan tersebut, aparat desa, babinsa dan babinmas setempat langsung membawa korban yang hampir bersamaan mengalami hal yang sama.

“Sebagian besar harus menjalani rawat inap dan mendapat penanganan medis intensif,” katanya.

Bahkan pihaknya telah mengumpulkan sampel makanan tersebut, selanjutnya diberikan ke dinas terkait untuk dibawa ke laboratorium dan diselidiki petugas dari Mapolsek Warungkondang.

Ratna (32) seorang korban mengatakan, membeli tutut dari pedagang yang datang ke kampungnya, bersama dengan sejumlah warga lainnya. Selang beberapa jam mengkonsumsi makanan tersebut, dia dan dua orang anggota keluarganya mengalami pusing dan muntah-muntah.

“Kami tidak menyangka kalau tutut yang kami makan penyebabnya, kami baru tahu kalau warga yang mengkonsumsi tutut mengalami hal yang sama. Awalnya pusing dan muntah-muntah, mendapati hal tersebut, suami membawa kami ke puskesmas,” katanya.

Sementara Panit Reskrim Polsek Warungkondang Ipda Wandi Kuswandi, mengatakan selang beberapa saat mendapat laporan, pihaknya telah mendapat sampel makanan yang diduga menyebabkan belasan warga keracunan dan harus mendapat perawatan medis.

“Kami sudah membawa sampel makanan ke Dinas Kesehatan Cianjur, untuk dilakukan penelitian. Kami masih menunggu hasil pemeriksaan sample makanan tersebut,” katanya.

Sumber : Antara

Editor : Wahyu Wibowo

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge