0271-626499 redaksi.timlo@gmail.com
Timlo.net

Angkasa Pura I Dorong Pengembangan Pariwisata Berkelanjutan

Acara Collaborative Destination Development (CDD) yang digelar Angkasa Pura I (timlo.net/setyo pujis)

Solo — PT Angkasa Pura I (Persero) Bandara Adi Soemarmo mendorong para pemangku kepentingan sektor pariwisata dan pemerintah daerah di Soloraya untuk melakukan pengembangan pariwisata secara berkelanjutan. Hal itu diperlukan agar dapat mendongkrak minat kunjungan para wisatawan, baik domestik maupun internasional.

“Sektor pariwisata dapat dijadikan sebagai motor pembangunan daerah dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Karena itu kita ingin menggugah para pemangku kepentingan pariwisata agar lebih gencar dan serius dalam mengembangkan industri pariwisata di Solo Raya,” ujar Direktur Pemasaran dan Pelayanan PT Angkasa Pura I (Persero) Devy W Suradji kepada wartawan, Rabu (28/2).

Hal ini penting dilakukan, karena pemerintah pusat sendiri telah menargetkan kunjungan wisatawan mancanegara secara nasional sebesar 20 juta orang pada 2019. Dan pada 2025 ditargetkan 3,5 juta wisatawan datang ke Solo Raya, yang terdiri dari 3 juta wisatawan nusantara (wisnus) dan 500 ribu wisatawan mancanegara (wisman).

Untuk mendukung pencapaian target tersebut, menurutnya, Angkasa Pura I selama ini sudah menggelar rangkaian kegiatan yang dikemas dalam program Collaborative Destination Development (CDD) Solo Raya dengan beberapa fase. CDD fase pertama dilakukan pada November 2015 dengan menciptakan awareness terhadap pentingnya kolaborasi dalam mengembangkan industri pariwisata Solo Raya. CDD fase kedua pada 2017, diinisiasi pembuatan integrated travel and tourism masterplan Solo Raya. Sedangkan CDD fase ketiga pada 2018 ini akan fokus pada pengembangan infrastruktur termasuk infrastruktur bandara, pengembangan SDM, pengembangan destinasi, dan aktivitas pemasaran wilayah.

Terkait fokus untuk mengembangkan infrastruktur penunjang pariwisata pada 2018 ini, pihaknya telah melakukan beautifikasi terminal penumpang yang ditargetkan selesai pada akhir Februari 2018, pembangunan stasiun Kereta Api Bandara yang ditargetkan selesai pada Juli 2018, perluasan apron 148,5 meter persegi yang ditargetkan selesai pada November 2018, dan perluasan terminal penumpang seluas 13.000 meter persegi yang ditargetkan selesai pada awal 2019.

Sementara itu, General Manager PT Angkasa Pura I Bandara Adi Soemarmo, Abdullah Usman menyampaikan, upaya yang telah dilakukan untuk mendorong sinergisitas antar pemangku kepentingan sudah sering dilakukan. Hanya saja sampai saat ini, komitmen dan upaya untuk mengembangkan sektor pariwisata masih dianggap belum maksimal.

“Karena itu dalam waktu dekat ini kita akan kumpulkan para travel agent untuk bisa pergi bersama menjajaki pasar baru di Asia. Jika dianggap memungkinkan, setelah kunjungan itu diharapkan dapat merangsang minat airline untuk bisa membuka rute baru internasional, ” tandasnya.

Editor : Wahyu Wibowo

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge