0271-626499 redaksi.timlo@gmail.com
Timlo.net

Calon Jamaah Umroh Korban Abu Tour Lapor Polisi

Kantor Abu Tours di Jl Adi Sucipto No 113 B Kelurahan Jajar, Kecamatan Laweyan, Solo nampak tertutup rapat (dok.timlo.net/achmad khalik)

Solo — Satreskrim Polresta Solo telah menerima laporan calon jamaah umroh yang menjadi korban penipuan biro perjalanan haji dan umroh PT Abu Tours, pekan kemarin. Laporan tersebut dibuat oleh 22 calon jamaah yang merasa tertipu lantaran telah membayarkan sejumlah uang tetapi gagal berangkat ke tanah suci.

“Pekan kemarin sudah ada yang lapor diwakili oleh satu orang bernama Muhammad Dahlan Muladi. Dia membawa 22 korban yang tergabung dalam satu Kloter calon jamaah umroh Abu Tours,” terang Kanit Penyidik IV Satreskrim Polresta Solo Iptu Sudarmiyanto, Rabu (28/2) siang.

Dari keterangan korban, kata Sudarmiyanto, tiap calon jamaah telah menyetorkan uang senilai Rp16,4juta kepada pihak PT Abu Tours. Waktu itu, PT Abu Tours membuka promo keberangkatan umroh dengan harga standar mencapai Rp 25 jutaan. Akan tetapi, para calon jamaah yang mendaftar mendapatkan cashback atau uang pengembalian senilai Rp 8,4 jutaan sehingga cukup membayar Rp 16,4 juta tersebut.

“Kalau dari keterangan korban, mereka membayar Rp 16,4 jutaan karena waktu itu sedang ada promo. Tapi, setelah seluruh korban membayar mereka tak juga berangkat umroh,” jelasnya.

Para korban, lanjutnya, dijanjikan bakal diberangkatkan pada awal Bulan Februari lalu. Akan tetapi, hingga saat ini korban yang merupakan keluarga besar itu juga belum berangkat.

“Korban kebingungan karena kantor Abu Tours juga sudah tutup sejak 9 Februari lalu,” ungkapnya.

Terkait laporan tersebut, pihak kepolisian akan melakukan tindak lanjut.

Sebelumnya, Kasi Penyelenggara Haji dan Umroh (PHU) Kementerian Agama (Kemenag) Kota Solo, Rosyid Ali Syafitri mengungkapkan jika terdapat 205 calon jamaah umroh yang mendaftar di PT Abu Tours belum diberangkatkan. Sedianya mereka bakal berangkat pada Bulan Januari- Februari 2018.

“Ada sebanyak 205 calon jamaah umroh yang belum diberangkatkan. Saat ini, kami juga masih menghubungi pihak bertanggung jawab terkait kasus tersebut,” katanya, beberapa waktu lalu.

Editor : Marhaendra Wijanarko

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge