0271-626499 redaksi.timlo@gmail.com
Timlo.net

Kematian di Bak Mandi, Fenomena Umum Di Amerika dan Jepang

Kamar mandi baru Boeing. (Geekwire.com.)

Timlo.net—Baru-baru ini masyarakat India dihebohkan dengan pemberitaan kematian Sridevi, salah satu aktris Bollywood. Wanita berusia 54 tahun itu meninggal karena tenggelam di bak mandi.

Hal ini mungkin terdengar konyol, tapi kematian yang terjadi di bak mandi bukanlah fenomena yang aneh di negara Jepang dan Amerika Serikat (AS). Selain tenggelam, terpleset dan jatuh di kamar mandi juga menjadi penyebab kematian yang umum di sana.

Di Jepang, ada 19 ribu kematian di kamar mandi setiap tahunnya. Data ini berasal dari sebuah penelitian yang diterbitkan di the Journal of General and Family Medicine pada Maret 2017. Setahun sebelumnya, Lembaga Konsumen Jepang merilis laporan yang menyatakan angka kematian di kamar mandi naik 70 persen selama 10 tahun terakhir.

Sembilan dari sepuluh korban berusia 65 tahun ke atas. Penelitian menyatakan gaya mandi khas Jepang menjadi salah satu penyebabnya. Warga di sana menggunakan air panas dengan suhu di atas 41° C . Selain itu bak mandi di Jepang juga lebih dalam.

Sementara di Amerika Serikat (AS), menurut data pemerintah pada 2006, paling tidak satu orang meninggal di bak mandi, hot tub atau spa setiap harinya. Sebagian besar dikarenakan penggunaan minuman keras atau obat terlarang, tulis Times of India.

Pada 2015, The Center for Diseases Control (CDC) di Atlanta, AS merilis data terkait kamar mandi. Sekalipun merupakan ruangan terkecil di rumah, tapi kamar mandi bisa berbahaya. Dikatakan 200 ribu orang berusia 15 tahun ke atas dibawa ke instalasi gawat darurat (IGD) setiap tahunnya. Mereka mengalami cidera saat berada di kamar mandi. Sekitar 14% di antaranya perlu dirawat di rumah sakit. Sebagian besar kecelakaan terjadi saat mandi atau berendam. Kebanyakan korban adalah wanita.

Editor : Ranu Ario

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge