0271-626499 redaksi.timlo@gmail.com
Timlo.net

DPRD Minta Pemkab Segera Selesaikan Pedagang Pasar Masaran

Audiensi pedagang Pasar Masaran dengan DPRD Sragen (dok.timlo.net/agung widodo)

Sragen — Meski sudah setahun berjalan, namun konflik penataan Pasar Masaran tidak kunjung selesai. Sebanyak 36 pedagang yang tidak puas dengan penataan tetap meminta dikembalikan ketempat semula. Namun kali ini tuntutanya sudah berkurang menjadi fifty-fifty.

”Dari para pedagang sebenarnya sudah melunak. Dari yang tadinya minta utuh, ini pedagang mau penempatan dengan 50-50 ditempatkan,” kata Ketua Forum Masyarakat Sragen (Formas), Andang Basuki.

Perwakilan dari pedagang tersebut, Selasa (27/2), kembali mendatangi Gedung DPRD Sragen untuk audiensi. Mereka menagih janji dari Pemkab Sragen, dalam hal ini Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) untuk memberi solusi.

Andang yang mendampingi para pedagang menyampaikan, sudah kesekian kali para pedagang protes dan tidak ada penyelesaian. Kali ini pedagang mau melunak, tidak semua ditempatkan di tempat semula.

Disperindag Sragen sendiri seolah pasif dalam menyelesaikan masalah Pasar Masaran. Padahal masalah ini sudah lebih satu tahun, sejak akhir 2016 lalu.

Sekretaris Daerah Sragen Tatag Prabawanto menjelaskan terkait masalah yang berlarut di Pasar Masaran sudah terjadi mediasi meskipun masih terjadi miss komunikasi.

Dia menyampaikan Kepala Disperindag bukan bermaksud menghindar. Namun ada kegiatan di Kementerian Perdagangan terkait pembangunan pasar.

”Tetap kita upayakan solusi sambil menunggu kepala Disperindag di Jakarta, bukan menghindar,” ujarnya.

Sementara Wakil Ketua DPRD Sragen Bambang Widjo Purwanto menegaskan, agar dinas terkait segera menyelesaikan permasalah tersebut agar tidak berlarut-larut.

”Saya minta Dinas Perdagangan agar menyelesaikan. Dari dulu rekomendasi DPRD sudah jelas, segera selesaikan. Tapi sampai setahun nggak ada hasilnya. Ini ada apa?” tegasnya.

Editor : Marhaendra Wijanarko

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge