0271-626499 redaksi.timlo@gmail.com
Timlo.net

Cuaca Ekstrem Pengaruhi Sektor Perikanan

ilustrasi (sumber: Pixabay)

Timlo.net – Cuaca ekstrem yang kerap terjadi selama beberapa waktu terakhir juga bisa berdampak pada timbulnya penyakit yang menyerang komoditas ikan di Tanah Air.

“Beberapa penyakit ikan yang sebelumnya sudah bisa dikendalikan kini muncul kembali akibat kondisi cuaca ekstrem,” kata Direktur Jenderal Perikanan Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP), Budi Daya Slamet Soebjakto di Jakarta, Selasa (27/2).

Menurut dia, salah satu situasi dari cuaca ekstrem yang dapat mengakibatkan munculnya penyakit ikan antara lain adalah keadaan curah hujan yang tinggi di berbagai daerah.

Ia juga mengingatkan bahwa hampir setiap tahun bisa dipastikan munculnya penyakit ikan baru yang sifatnya lintas batas atau antarnegara.

“Kasus kematian ikan akibat pengaruh lingkungan masih terjadi di perairan umum,” katanya.

Sebelumnya, Wakil Ketua Komisi IV DPR RI Daniel Johan mendorong pemerintah terus meningkatkan produksi budi daya komoditas perikanan sehingga sektor tersebut tidak terlalu bergantung pada perikanan yang ditangkap di laut.

Menurut politikus PKB itu, potensi perikanan budi daya berkali-kali lipat serta memiliki risiko yang berkurang dari perikanan tangkap.

Selain itu, berbagai inovasi dan terobosan dalam bidang teknologi kelautan mempermudah banyak hal guna meningkatkan produksi budi daya.

Anggota Komisi IV DPR RI Darori Wonodipuro dalam rapat kerja dengan KKP di Jakarta menyebutkan tentang sistem bioflok dalam budi daya perikanan.

Menurut Darori, program budi daya perikanan dengan menggunakan sistem bioflok perlu ditingkatkan intensitasnya karena sangat bermanfaat untuk menambah produktivitas serta mengembangkan sektor kelautan dan perikanan di Tanah Air.

Sumber: Antara

Editor : Dhefi Nugroho

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge