0271-626499 redaksi.timlo@gmail.com
Timlo.net

Kasus Pemerasan, Polisi Dalami Peran Wanita yang Diajak Tidur Korban

Wakasatreskrim Polresta Solo, AKP Sutoyo (tengah) (dok.timlo.net/achmad khalik)

Solo — Istri tersangka DP (25) berinisial F diduga kuat turut serta dalam aksi tipu-tipu bermodus pemerasan. Saat ini, Satreskrim Polresta Solo sedang mendalami kasus tersebut.

“Status F saat ini sedang didalami, masih sebagai saksi,” terang Wakasatreskrim Polresta Solo AKP Sutoyo kepada wartawan, Selasa (27/2) siang.

Seperti diketahui, F diajak kencan oleh korban berinisial BC (36) warga Kampung Joyosuran, Pasar Kliwon di sebuah hotel di Kawasan Gajahan, Pasar Kliwon pada Minggu (28/1) lalu. Saat berada dalam hotel tersebut tiba-tiba suami F berinisial DP dan rekannya, ST alias BK (34) mendatangi kamar yang mereka pesan dan langsung menggedor pintu. BC yang waktu itu bertelanjang dada, langsung diseret keluar untuk menyelesaikan masalah tersebut.

Hingga akhirnya, DP bersama rekannya itu menawarkan jalan tengah agar kasus tersebut tidak dilaporkan ke pihak berwajib.

“Korban disuruh membayar uang Rp 10 juta sebagai tanda damai karena telah meniduri istri tersangka,” jelas AKP Sutoyo.

Lantaran tak ada pilihan lain, korban menyanggupi permintaan tersangka.

Akan tetapi, usai menyerahkan uang tersebut, korban kembali dimintai sejumlah uang. Merasa dirinya diperas, korban akhirnya melaporkan kasus tersebut ke pihak berwajib.

Sementara itu, dari hasil pemeriksaan, baru dua orang yang dinyatakan sebagai tersangka.

“Tidak menutup kemungkinan F juga akan menyusul mereka (dijadikan tersangka). Karena, ikut serta sebagai umpan untuk melakukan aksi pemerasan,” kata AKP Sutoyo.

Editor : Marhaendra Wijanarko

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge