0271-626499 redaksi.timlo@gmail.com
Timlo.net

Diduga Gelapkan Uang Rp 6 Miliar, Pimpinan BPR Dipolisikan

(Ilustrasi) Uang (dok.timlo.net/ist)

Sragen — Lantaran diduga menggelapkan dana kantor, seorang pimpinan PT BPR Kartasura Saribumi Cabang Masaran, berinisial APR (46), warga Dukuh Ngeseng, Kecamatan Gemolong, Sragen dilaporkan ke polisi. Akibat perbuatan itu pihak BPR Kartasura Saribumi dirugikan sebesar Rp 6 miliar lebih.

“Memang benar ada laporan ke Polres Sragen terkait dugaan tindak pidana penggelapan dalam jabatan yang dilakukan terlapor,” kata Kasubag Humas Polres Sragen AKP Muryati, mewakili Kapolres AKBP Arif Budiman, Senin (26/2).

Dugaan penggelapan itu terungkap dari laporan Slamet Pramono (62), seorang PNS asal Dukuh Jerukraya RT 3, Desa Kramat Selatan, Kecamatan Magelang Utara, Kota Magelang ke Polres Sragen. Sedangkan selaku korban adalah pihak PT BPR Kartasura Saribumi.

Berdasarkan keterangan yang dihimpun, aksi dugaan penggelapan itu sudah dilakukan selama enam tahun sejak 2011 hingga 2017. Pada masa itu terlapor, APR adalah sebagai pimpinan PT BPR Kartasura Saribumi Cabang Masaran yang berlokasi di Jl Sragen-Solo Km 10, Masaran, Sragen.

Modus yang dilakukan adalah dengan mark up kredit dan pemalsuan tanda tangan debitur atau nasabah fiktif. Praktik penggelapan itu terbongkar pada Oktober tahun 2017 lalu saat dilakukan audit internal. Ketika itu baru diketahui adanya penyimpangan yang dilakukan oleh terlapor.

Akibatnya PT BPR Kartasura Saribumi mengalami kerugian sekitar Rp 6.066.561.735. Atas kejadian tersebut pihak korban PT BPR Kartasura Saribumi melaui pelapor datang ke Polres Sragen untuk  melaporkan dugaan penggelapan itu guna pengusutan lebih lanjut.

Editor : Marhaendra Wijanarko

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge