0271-626499 redaksi.timlo@gmail.com
Timlo.net

Cawagub Dedi Mulyadi Sembuhkan Nenek Depresi Bikin Heboh Warga

Timlo.net — Calon Wakil Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi menggemparkan warga Serang, Kabupaten Bekasi, karena mampu menyembuhkan depresi yang diderita seorang nenek berusia 70 tahun, Senin (26/2).

Dalam kunjungannya ke Kabupaten Bekasi, Dedi menemui Ny Manah (70) yang sudah empat tahun mengalami stres berat alias depresi. Dedi yang selalu mengenakan iket Sunda ini mendatangi rumah nenek itu, di Desa Serang, Kecamatan Serang Baru.

Di lokasi, Dedi melihat sang nenek sedang berbicara sendirian. Kata-kata yang dia ucapkan pun terdengar tidak jelas. Saat didatangi, nenek itu menyangka kalau Dedi adalah seorang polisi yang akan memenjarakannya.

“Ampun pak, jangan tangkap saya, bapak polisi saya takut,” kata Ny Manah kepada Dedi saat menerima kedatangan Dedi di rumahnya.

Kejadian tersebut mengundang perhatian warga setempat. Mereka berduyun-duyun menuju kediaman Ny Manah untuk menyaksikan kehadiran Dedi Mulyadi.

Awal mula penyakit stres yang dialami Ny Manah diketahui dari keponakannya, Timi (49). Ia mengatakan depresi itu terjadi sejak anak pertama Ny Manah meninggal dunia karena sakit keras.

Rumah nenek itu kian sepi karena kedua cucunya, Devi dan Indri hijrah karena ikut dengan istri almarhum anaknya.

Sementara itu, setelah merasa cukup mengetahui kronologisnya, Dedi Mulyadi kemudian menepuk dada nenek itu. Selanjutnya, ia menuntun sang nenek melantunkan dzikir dan kalimat thayyibah “Laa Ilaaha Illallah”.

“Sok (silakan) terus Mak, dzikir, ingat sama Allah, Laa Ilaaha Illallah,” kata Dedi.

Helaan nafas Ny Manah terus diperhatikan oleh Dedi Mulyadi. Kemudian ia meminta Timi untuk membawakan sebotol air putih.

Secara bersama-sama, Ny Manah dan Dedi Mulyadi terus-menerus melantunkan bagian dari kalimat syahadat tersebut hingga beberapa saat. Setelah dirasa cukup, Dedi memintanya untuk meminum air yang sudah dibacakan Laa Ilaaha Illallah tersebut.

“Ayo Mak, diminum, sambil terus ucapkan Laa Ilaaha Illallah. Emak harus sembuh, saya janji antar emak temui cucu, saya antar nanti,” kata Dedi membujuk nenek agar minum air.

Jeda beberapa saat, sang nenek kemudian tersadar bahkan terlihat kaget melihat Dedi Mulyadi beserta ratusan warga berkumpul di rumahnya.

Melihat perubahan dalam diri Ny Manah, warga yang berkumpul di kediamannya itu terlihat gembira. Dedi Mulyadi kemudian mengajak seluruhnya untuk berucap syukur kepada Allah.

Menurut Dedi, kondisi yang dialami oleh Ny Manah bukanlah hal yang bersifat mistis, melainkan mampu diterjemahkan secara ilmiah.

Kondisi psikologinya yang tertekan semakin parah akibat keadaan rumah yang pengap dan penuh debu. Karena itu, dia ikut merapikan rumah milik nenek tua tersebut.

Sumber : Antara

Editor : Wahyu Wibowo

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge