0271-626499 redaksi.timlo@gmail.com
Timlo.net

Arkeolog Juga Temukan Segel Milik Nabi Yesaya

Segel Nabi Yesaya. (indy100.com)

Timlo.net—Para arkeolog menemukan segel yang diperkirakan dibuat oleh sosok legendaris dalam Alkitab, Nabi Yesaya. Para peneliti menyebut penemuan itu adalah penemuan yang belum pernah terjadi sebelumnya.

Segel itu terbuat dari pecahan tanah liat dan disebut bulla. Segel itu diperkirakan berusia 2700 tahun dan ditemukan di Yerusalem. Saat itu tim arkeolog melakukan penggalian di kaki dinding Temple Mount atau Masjid Al-Aqsha.

Laporan penemuan ini dipublikasikan Kamis minggu ini. Pemimpin tim itu, Dr. Eilat Mazar berkata, “Kami menemukan tanda segel dari abad kedelapan sebelum Masehi yang mungkin dibuat oleh Nabi Yesaya sendiri hanya 10 kaki dari tempat di mana kami sebelumnya menemukan bulla dari Raja Yehuda Hizkia yang sangat dipublikasikan.”

Dr. Eilat beranggapan penemuan bulla milik nabi itu tidaklah mengejutkan karena berdekatan dengan bulla Raja Hizkia. Kedua tokoh itu hidup pada zaman yang sama dan memiliki kedekatan.

Segel itu memiliki lebar 1,27 cm dan terdapat tulisan Ibrani kuno di permukaannya. Di dalamnya terdapat tulisan nama “Yesha’yah [u]”, yang merupakan nama Ibrani Yesaya.

“Karena bulla itu agak rusak di bagian kata nvy, tidak diketahui apakah kata itu aslinya diakhiri dengan huruf aleph yang dalam Bahasa Ibrani berarti ‘nabi’ dan jika iya akan menandakan jika segel  itu adalah tanda tangan dari Nabi Yesaya. Hilangnya huruf terakhir, berarti kata itu berakhiran dengan nama Navi. Akan tetapi nama Yesaya jelas tertulis,” tambah Dr. Eilat dilansir dari Indy100.com, Jumat (23/2).

Bulla atau bullae adalah salah satu artifak yang paling umum ditemukan di Israel dan Timur Dekat. Bulla dibuat dengan menekan sebuah stempel ke dalam gumpalan tanah liat basah. Gumpalan itu untuk menutup tali yang diikat pada sebuah dokumen. Bulla bertujuan sebagai tanda tangan dan tanda keamanan untuk menunjukkan keaslian konten sebuah dokumen.

Siapakah Nabi Yesaya?

Yesaya adalah nabi yang lahir pada abad ke-8 SM atau 800 tahun sebelum kelahiran Yesus. Dia hidup semasa pemerintahan Raja Uzia hingga pemerintahan Raja Hizkia. Kitab yang ditulis oleh Yesaya masuk ke dalam kanon Alkitab dengan nama Kitab Yesaya. Dia dikenal salah satunya untuk pemberitaannya soal kelahiran Yesus.

Editor : Ranu Ario

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge